25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Pembentukan DPC PPMI Kab. Banyu Asin dan Kab. Musi Banyuasin di Sumatera Selatan

Media Admin – Palembang Sumsel | Pertumbuhan perkebunan sawit ini tidak terlepas dari kebijakan ekspor non migas awal 1980-an di mana pemerintah saat itu mendorong ekspor komoditas non migas termasuk sawit. Dampak langsung dari kehadiran perkebunan sawit adalah munculnya kesempatan kerja.

Penyerapan tenaga kerja pada sektor perkebunan dan industri sawit menghasilkan angka yang cukup besar dibandingkan dengan industri lainnya. Di luar itu, terdapat kelompok masyarakat yang langsung maupun tidak langsung tergantung pada perkebunan sawit. Ratusan ribu buruh tersebut bekerja di perkebunan sawit di Sumatera khususnya di daerah Kab. Banyuasin dan Kab. Musi Banyuasin.

Keluh kesah Para Petani dan Buruh Tani di Daerah Banyuasin dan Musi Banyuasin terungkap adanya perampasan tanah dan lahan warga selain itu Petani dan Buruh tani dalam diskusi ringan perwakilan buruh tani Daerah Banyuasin dan Musi Banyuasin disela-sela kunjungan kerja Presiden PPMI Daeng Wahidin di Palembang beberapa waktu yang lalu didampingi oleh Ketua Umum DPW PPMI Sumatera Selatan Bpk. Charma Afrianto,SE akhirnya disepakati membentuk Pengurus Serikat Pekerja Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) di Kab. Banyu Asin dan Kab. Musi Banyuasin sebagai wadah perjuangan para Petani dan buruh Tani dikedua kabupaten tersebut dalam memperjuangkan hak-hak normatifnya yang dirampas oleh oknum Pengusaha Perkebunan yang tidak bertanggungjawab, hal ini mendapat dukungan penuh dari DPP PPMI dan Ketua Dewan Pendiri PPMI Bpk. Dr. H. Eggi Sudjana, SH.MS.i yang dihubungi Tim Media PPMI Center Via Telpon, semoga PPMI dapat menjadi wadah perjuangan yang solutif dalam memperjuangkan hak-hak petani dan buruh perkebunan di Sumatera Selatan, tegas beliau.

Dalam forum  ini terpilih Sdr. RUDI KETTE dan Sdri. INDRI SAFITRI masing – masing sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum DPC PPMI Kab. Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Periode 1441 – 1446 H / 2020 – 2025 M, serta Sdr. ALI ISROTI dan Sdri. DESI SULIS SETIAWATI masing – masing sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum DPC PPMI Kab. Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Periode 1441 – 1446 H / 2020 – 2025 M yang akan sesegera mungkin diterbitkan Surat Keputusan DPW PPMI Prov. Sumatera Selatan dan akan dilantik oleh Bpk. Charma Afrianto, SE selaku Ketum DPW PPMI Prov. SUMSEL di acara Rakornas PPMI sekaligus MILAD PPMI Ke 22 yang akan dipusatkan di Palembang Pada Tanggal 3 Maret 2020 yang akan datang, tegas Bang Charma kepada Tim media PPMI Center

Terdapat dua hal penting terkait ekspansi perkebunan sawit.

Pertama, bagaimana marginalisasi petani karena mereka menjadi petani tak bertanah dan dipaksa menjual tenaga mereka ke perkebunan serta maraknya permasalahan perampasan tanah – tanah rakyat dengan berbagai macam modus.

Kedua, informalisasi tenaga kerja, suatu kondisi di mana buruh bekerja tanpa perikatan kerja yang jelas, dipaksa mengikutsertakan keluarganya terutama isteri dan anak-anaknya bekerja untuk mengejar target kerja, tetapi tenaga yang mereka keluarkan tidak dibayar oleh perusahaan. Belum lagi di indikasikan banyak yang mengalami perlakuan buruk, upah murah, target kerja tinggi, pemberlakuan denda, tekanan dan intimidasi karena mendirikan serikat pekerja, ketiadaan alat kerja dan alat pelindung diri yang layak, minimnya fasilitas air bersih dan kesehatan, penggunaan buruh anak dan penempatan buruh di barak khusus dengan pengawasan ketat. Insyaa Allah permasalahan Petani dan Buruh Tani akan menjadi tugas LBH DPP PPMI untuk menuntaskan persoalan Petani dan Buruh tani di kedua kabupaten tersebut, dan menjadi PR kita bersama semoga kehadiran PPMI dapat memberikan manfaat bagi para Petani, Buruh Tani dan Pemda setempat demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis di sektor perkebunan di wilayah Sumatera Selatan ini, kata Daeng Wahidin Presiden PPMI Periode 2017 – 2022 M

About Post Author