25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Antisipasi Virus Corona, Perusahaan – Perusahaan yang mempekerjakan TKA Wajib Karantina Pekerja dari Cina

Jakarta – Dengan makin mewabahnya Virus Corona di China sehingga Jumlah korban jiwa dan yang terjangkit virus corona makin terus bertambah. Data terbaru menunjukkan ada sekitar 2.000 orang terjangkit, dan 178 meninggal dunia, Selasa (28/1)

Pesatnya penyebaran virus ini coba dianalisi oleh para peneliti. Hasilnya menunjukkan, setiap orang yang terinfeksi virus corona rata-rata berpotensi menyebarkan kedua atau tiga orang lainnya yang sehat, cukup dengan kontaminasi udara. Namun, para ilmuwan menyebut penyebaran virus ini tergantung dari efektivitas langkah-langkah pengendalian. Namun, untuk dapat mengatasi epidemi dan mengubah gelombang infeksi, langkah-langkah pengendalian harus menghentikan penularan pada setidaknya 60% kasus.

Harusnya Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja dan Pihak Imigrasi membuat surat edaran kepada Perusahaan-perusahaan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan karantina pekerja asal China dan atau warga Indonesia yang telah terkena Virus corona agar dapat mengendalikan penyebaran virus ini dengan tepat, kata H. Abdul jasmin Wakil Presiden PPMI

Di Sulawesi Tengah Menyikapi hal tersebut PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah menerapkan prosedur ketat terhadap tenaga kerja asing (TKA) akibat merebaknya virus Corona. Perusahaan yang mengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia itu, bahkan menghentikan pengiriman seluruh tenaga kerja asing (TKA) yang berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, kota tempat virus Corona mewabah.

“Terhitung sejak dua hari lalu, PT IMIP menghentikan pengiriman seluruh TKA Tiongkok ke Morowali, khususnya yang berasal dari Kota Wuhan untuk bekerja di kawasan IMIP,” kata Koordinator Humas PT IMIP, Dedy Kurniawan

Dedy mengatakan, pada kawasan IMIP pihaknya juga telah melakukan identifikasi TKA yang berasal dari daerah Wuhan dan dilakukan screaning. Dedy menjelaskan, seluruh karyawan diwajibkan mengikuti Medical Check Up (MCU). Selain itu juga, pengelola kawasan industri IMIP telah melakukan screaning terhadap seluruh TKA berkisar 3.000 orang yang akan masuk ke kawasan IMIP. Dedy menuturkan, dalam kawasan IMIP telah ditempatkan alat pengukur suhu tubuh sebagai langkah preventif untuk mendeteksi awal penyebaran virus tersebut, termasuk di wilayah pelabuhan dimana terdapat balai karantina untuk melakukan pemeriksaan setiap kapal dari luar negeri. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik di Morowali dan Sulawesi Tengah untuk mengantisipasi hal tersebut. Pihaknya juga terus mengupdate perkembangan tindakan pemantauan antisipasi penyebaran virus tersebut yang dilakukan pemerintah pusat di sejumlah titik yang berpotensi menjadi pintu masuk virus Corona.

Di Majalengka Serikat Pekerja PPA PPMI PT. SLI bekerjasama dengan Manajemen PT. Shoetown Lingung Indonesia dalam keterangan Ketua PPA PPMI PT. SLI setelah rapat dengan manajemen. Perusahaan PT. SLI akan mengawasi dengan ketat pekerja asal China, untuk saat ini hindari dulu kontak fisik atau bersalaman dengan Pekerja Asal China tapi khusus TKA asal Cina di PT. SLI aman terkendali tapi sebagai langkah antisipasi kami wajibkan mereka melakukan medical Check Up dan tim medis melakukan pemeriksaan rutin selama 14 hari kepada TKA Cina di klinik yang sudah disiapkan perusahaan, apa bila ada gejala-gejala misalnya demam sampai suhu 38 derajat celcius maka manajemen akan segera membawa korban ke RS Gunung Jati – Cirebon, hasil pertemuan ini segera kita sosialisasikan ke seluruh karyawan ; kata Maulidin Ketua PPA PPMI PT. SLI setelah berbicara dengan Mr. Roger perwakilan Ekspatriat di PT. SLI. ” Jika terjadi penyakit menular di satu Negara, Maka orang ada di Negara tersebut tak boleh keluar dari sana. Dan orang dari luar untuk tidak masuk ke sana Begitulah solusi Islam dalam menjaga dan melindungi kesehatan manusia”, Pesan Ust. Bukhori Muslim

About Post Author