25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Seluruh Negeri China sudah terjangkit virus corona, Kemendag RI “sementara Kita Stop Impor..!!”

BEIJING. Jumlah korban virus corona telah meningkat menjadi 170 orang. Dengan kasus yang telah dikonfirmasi di Tibet, virus ini sekarang telah menyebar ke setiap wilayah di daratan China. Melansir BBC, otoritas kesehatan Tiongkok mengatakan ada 7.711 kasus yang dikonfirmasi di negara itu pada 29 Januari. Infeksi juga telah menyebar ke setidaknya 16 negara lain.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan bertemu pada hari Kamis untuk membahas apakah virus tersebut merupakan kondisi darurat kesehatan global. “Dalam beberapa hari terakhir perkembangan virus di beberapa negara, terutama penularan dari manusia ke manusia, membuat kami khawatir,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada hari Rabu, menunjuk ke Jerman, Vietnam dan Jepang.

Sementara itu Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memastikan akan segera menyetop impor makanan maupun bahan makanan asal Cina. Langkah ini diambil untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona atau 2019-nCoV yang berasal dari kota Wuhan, Cina. “Memang sesuai dengan kondisi yang tidak menentu mengenai virus, kami akan stop sementara untuk pasokan-pasokan makanan dan minuman dari negara yang terjangkit virus tersebut,” ujar Agus saat dijumpai di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin, 3 Februari, 2020.

Penghentian impor ini, kata Agus, sejalan dengan adanya imbauan penghentian kebijakan bebas visa untuk warga negara Cina. Agus mengatakan saat ini penduduk Indonesia tercatat sebanyak 260 juta jiwa, sehingga pemerintah harus mengantisipasi penyebaran virus tersebut. “Semua impor yang berkaitan dengan makanan dan minuman itu harus sementara disetop. Ya, bagi pengusaha harus terima, memang begitu kondisinya,” ujar Agus.

Meski begitu, Agus mengatakan penyetopan impor produk Cina tersebut tidak dilakukan secara permanen. Moratorium impor berlangsung hingga kondisi wabah virus tersebut mereda. Dengan demikian, Kemendag juga belum dapat memastikan sampai kapan penyetopan tersebut akan berlangsung.

About Post Author