26/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Jacob Ereste : Gagasan dan Gerakan Dengan Akal Sehat

Hanya orang bodoh yang selalu ingin berlagak pintar. Karena orang pintar yang mampu dan bisa berlagak bodoh.

Lantas mengapa harus ada orang yang berlagak pinter itu ? Ikhwalnya menurut para psikolog disebabkan oleh keinginan untuk menutupi kebodohannya. Kecuali itu, kecenderungan dari orang yang selalu ingin berlagak pinter sesungguhnya didorong oleh nafsu untuk tampil dan dianggap wah oleh orang yang ada disekitarnya.

Karenanya orang yang bijak pun akan lebih banyak mendengar dari pada pasang omong. Sebab semakin banyak ngomong, maka akan semakin banyak yang kosong. Lantaran dorongan dari keinginan untuk dianggap wah, atau lebih hebat dari mereka yang mende garkan omongannya.

Dalam profesi kerja seorang jurnalis yang sudah cukup berpengalanan, rumusan untuk berbicara sedikit dalam menggali sumber berita menjadi kunci sukses investigasi reporting untuk bahan sajian laporan yang perspek. Karenanya pembelajaran lanjutan bagi jurnalis senior untuk meningkatkan klas profesionaltas kerja sebagai jurnalis adalah belajar bertanya sesingkat mungkin untuk memperoleh informasi yang akurat, otentik dan pantas untuk disajikan kepada publik.

Cara kerja jurnalustik yang tangguh agaknya bisa dihadikan acuan. Setidaknya hasil investigasi yang diperoleh selalu ingin dilakukan secepat mungkin dan akurat. Sebab penilaian publik terhadap karya jurnalistik akan selalu berpatokan pada nilai kehangatan serta akuraritas pemberitaan yang harus relevan dengan kekinian yang sedang dan patut nenjadi perhatian orang banyak.

Gagasan dan gerakan berdasarkan akal sehat yang ideal itu harus selalu disertai oleh pertimbangan yang komprehensif dari berbagai perspektif yang diproyeksikan secara jelas dan terukur. Kecualj itu rinciannya patut terbuka untuk dievakuasi dan dianalisa guna memperoleh pendekatan presisi yang lebih matang dan akurat.

Anti kritik umumnya menjadi masalah utama menuju kesempurnaan suatu pekerjaan. Sok tahu pun bisa menjadi penghambat yang dominan dari masing-masing pihak, baik yang dikritisi maupun dari pihak yang mengkritisi masalah tersebut. Maka itu langkah bijak untuk yang sepenuhnya memamahi masalah yang sesungguhnya, sikap diam sungguh lebih bijak dari pada sok tahu semua persoalan. Jadi sikap diam bisa berarti emas. Lain ceritanya jika tidak tahu atau tidak memahami persoalan yang sebenarnya.
Cikunir, 6 Februari 2020

About Post Author