28/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Antisipasi Omnibus Law Ketenagakerjaan Aktivis Serikat Pekerja/Buruh Tingkat Nasional Berkumpul di Bogor

PPMI Informasi – Bogor | Institut Hubungan Industrial Indonesia (INHI) bersama Para Aktivis Serikat Pekerja/Buruh menyelenggarakan Focus Group Discussion ( FGD) bertajuk “Omnibus Law RUU Cipta Kerja dari Perspektif Serikat Pekerja / Serikat Buruh.” Yang dilaksanakan di Hotel Permata Bogor dihadiri sekitar 60an Aktivis dari berbagai Serikat Pekerja dan para dedengkot serikat pekerja tingkat Nasional yang prihatin dan peduli dengan rencana Presiden Jokowi melalui Menko Perekonomian RI bapak Erlangga menerbitkan RUU Omnibus Law yang santer diprediksi oleh para aktivis akan sangat merugikan kaum buruh.

INHI sengaja mengundang para aktivis SP/SB yang dianggap konsisten, cakap dan mampu memberikan solusi bagi kaum pekerja di Indonesia dalam mengantisipasi nasib pekerja dengan RUU Omnibus Law, kami mengundang khusus kawan-kawan semua sebagai orang-orang pilihan yang INHI anggap mampu memberikan solusi bagi pekerja berdasarkan pengalaman-pengalaman kawan-kawan menjadi Aktivis SP/SB selama ini yang INHI anggap mumpuni dalam persoalan pekerja ditanah Air, atas nama INHI kami ucapkan terima kasih atas kehadiran kawan-kawan semua dalam acara FGD ini, kata Timboel Siregar mewakili pengurus INHI dalam acara pembukaan FGD ini.

Dalam kesempatan ini beberapa perwakilan SP/SB yang hadir terlihat Bung Saiful (Opsi), Bung Abd.Hakim (PPMI’98), Bung Saut Aritonang (SBM), Abah Widodo (KSPI), Daeng Wahidin (PPMI) dan beberapa lagi kawan-kawan KSPI & KSPSI yang hadir ke acara FGD setelah mengikuti acara pembukaan Rakernas KSPI di Cempaka Putih Jakarta.

Apalagi sekitar pukul 20.30 WIB Draft resmi yang dikirimkan oleh Pemerintah ke DPR RI sudah diterima oleh Peserta FGD melalui WhatsApp, Nampak begitu antusias peserta yang mengikuti acara sehingga  perdebatan sengit tidak dapat dihindarkan daripara peserta FGD dalam memberikan pendapat yang dibuka seluas-luasnya oleh moderator dalam memberikan kritikan tajam dan solusi antisipatif terhadap Draft RUU Omnibus Law Cipta Kerja ramai satu persatu para aktivis angkat bicara.

Selanjutnya FGD ini membagi beberapa kelompok yang khusus membahas masalah : Pengupahan, Status Hubungan Kerja, PHK dan Tenaga Kerja Asing yang nanti memberikan rekomendasi dalam Rapat Pleno, rencananya FGD ini berlangsung 2 hari mulai dari tanggal 12 – 13 Februari 2020, sampai berita ini diturunkan suasana FGD masih berlangsung.

About Post Author