29/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Warga Desa Labi-Labi dan FPAMMP Gruduk Kantor Walikota Palembang

Sekitar 500 KK Warga Desa labi-labi bersama FPAMMP berunjukrasa di depan Kantor Walikota Palembang BPN kota palembang untuk menuntut keadilan atas penindasan dan kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh PT. Timur Jaya yang telah melakukan penerobosan lahan warga Desa Labi-labi. Aksi Front Perjuangan Aktivis Dan Masyarakat Melawan Penggusuran (FPAMMP) juga menuntut tangkap oknum aparat yang sewena-wena terhadap rakyat (19/02/2020) dan Perusahaan PT. Timur Jaya yang tidak mengindahkan surat hasil rapat putusan dari BPN.

BPN belum pernah menerbitkan sertifikat perseorangan maupun perusahaan PT. Timur Jaya dan Masyarakat Desa Labi – labi  yang ingin berkebun di tangkap dengan tuduhan pasal 2 undang-undang Darurat (sajam). Padahal kejadian di dalam kebun warga itu sendiri. Aneh bin Ajaib. dan selanjutnya pecat oknum camat alang-alang  lebar yang zolim dengan rakyatnya sendiri menuduh sebagai mafia tanah, Ucap Yogi Vitagoras salah satu Tim Advokad yang mendampingi Warga Labi-labi

Hari ini warga desa labi-labi bersama Aksi Aliansi Besar Sumsel yang akan di ikuti ormas/Lsm/okp Aktivis yang peduli pro rakyat lebih kurang 38 ormas dan puluhan advokat meminta kepada Walikota dan DPRD Kota Palembang untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini, kami akan terus melakukan aksi unjuk rasa bila perlu di depan istana presiden bila belum juga menemukan titik temu untuk rakyat lagi2, Kata Yan Coga salah satu Korlap Aksi unjukrasa.

Kami akan melaporkan Pihak yang telah melakukan penangkapan terhadap 7 warga pada tanggal 15 Febuari 2020 dan beberapa Aktivis Sumsel yang dilaporkan ke pihak kepolisian karena dianggap telah membantu warga labi labi menyerobot tanah PT. Timur Jaya adapun yang dilaporkan tersebut adalah Rubi Indiarta Penasehat DPW PPMI Sumsel, M Sanusi Sekjen DPW PPMI Sumsel dan Ruben Alkatiri Bendum PPMI Sumsel. Kami akan melakukan prapradilan serta pelaporan ke PROPAM Polda Sumsel dan Mabes Polri, kami telah mempersiapkan 20 Pengacara untuk melakukan pendampingan sampai permasalahn ini tuntas, akan tetapi kami harapkan Bpk. Walikota, DPRD dan Pihak Kepolisian untuk dapat memusyawarahkan permasalahan ini sehingga dapat memberikan solusi keadilan bagi Warga, Tegas Charma Afrianto Salah satu Korlap yang ikut dalam aksi hari ini.

Ditemui di kantor DPP PPMI daerah Cipinang Muara – Jakarta Timur Presiden PPMI dan Seluruh Jajaran Pengurus DPP PPMI dan Anggota PPMI se Indonesia mengutuk keras atas tindakan pelaporan kepada pihak kepolisi terhadap pengurus DPW PPMI Sumsel, kami akan melakukan aksi besar-besaran ke Mabes Polri jika proses laporan kepolisian tersebut tetap diproses oleh Penyidik kepolisian, tegas Daeng Wahidin Presiden PPMI

Dalam aksi ini staf ahli Walikota Palembang Herly kurniawan  menemui massa aksi dan berjanji akan membantu penyelesaian permasalahan warga Desa Labi-labi ini dengan mengajak DPRD Kota Palembang untuk dapat menuntaskan permasalahan ini, kata staff ahli Walikota didepan massa aksi

Selain itu Kapolrestabes Palembang Kombes.Pol. Anom Setyadji juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian tetap melaksanakan tugas secara professional dan mempersilahkan masyarakat untuk dapat mengawasi jalannya penyelidikan, “ kami persilahkan kepada masyarakat untuk sama-sama mengawasi kinerja penyidik kami”, tegas Kapolrestabes Palembang didepan massa aksi

Sampai berita ini diturunkan kondisi aksi FPAMMP berjalan kondusif dan sudah meninggalkan kantor walikota Palembang, (crm)

About Post Author