28/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) Menggelar Rapat Kerja I di Kota Palembang

Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) pertamanya yang dihadiri oleh perwakilan masing-masing Kabupaten Kota yang ada di Sumsel. Acara sendiri berlangaung di ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Selasa (20/02/2020).

Ketua Presidium ASB, Rudi Panggaribuan mengatakan, Rakerda dilaksanakan guna menindaklanjuti manifesto yang dikeluarkan ASB beberapa waktu lalu usai pelaksanaan Rembuk Aktivis. “Harapan kami Manifesto itu menjadi garis besar perjuangan baik di bidang politik sosial budaya ekonomi maupun mendorong BUMN yang sehat agar mendorong anggaran yang pro rakyat,  anggaran yang mendukung berobat dan sekolah gratis pendampingan kasus kasus tanah kasus kasus yang lain seperti buruh migran, UMP/UMK/UMSK, Penolakan terhadap BPJS yang akan dikeluarkan melalui bisa dikeluarkan dalam rapat kerja daerah hari ini,” ucapnya.

Dijelaskan Rudi, Rakerja ASB ini juga akan mengevaluasi kinerja para aktivis sudah sejauh mana yang sudah terealisasikan. “Rekomendasi kita dengan mengevaluasi apa saja yang sudah dilaksanakan apa yang belum, kemudian apa yang akan dikerjakan dan ditambahkan ke depannya,” ungkap dia. Lanjut Rudi, sebagai contoh yakni salah satunya ASB berhasil melakukan pendampingan di bidang pertanahan yaitu mendorong berdirinya KRASS, Kemudian untuk buruh ASB akan usahakan karena ini berkaitan dengan UMP.

“Kemudian kita mendorong beberapa kawan untuk terlibat atau pun menjadi mitra pemerintah dalam mensukseskan Pilkada serentak 2020 ini, banyak agenda yang masih akan kita evaluasi. Dan mudah-mudahan kita harapkan Manifesto menjadi garis besar perjuangan, kalau kita bicara konteks hampir sama dengan GBHN, Manifesto itu menjadi gerak dasar garis besar perjuangan kita,” tutupnya.

Selain itu Charma Afrianto Ketua Umum DPW PPMI Sumsel yang juga menjadi salah satu bagian dari Aktivis Sumsel Bersatu menyatakan bahwa ; ASB juga ikut serta mengawasi dan mengkritisi kebijakan terbaru pemerintahan Jokowi Ma’ruf terkait masalah RUU Omnibus Law yang tentu saja banyak merugikan kepentingan rakyat bukan hanya kaum buruh saja tapi selama RUU tersebut merugikan kepentingan rakyat maka ASB wajib melakukan perlawanan, Takbir..!!, tegasnya dengan Teriakan Lantang

Ditempat yang sama M. Ikhwan Amir Ketua Umum DPC PPMI Kab.Musi Rawas Utara, “sejatinya aktivis itu orang yang giat bekerja keras untuk kepentingan suatu organisasi dan pembela rakyat. Dia mengabdikan tenaga dan pikirannya, bahkan seringkali mengorbankan harta benda dan jiwanya untuk mewujudkan cita-cita organisasi. Jikalau kamu melihat ketidakadilan, hatimu bergetar, Engkau Saudara Ku” , jelasnya.

Sementara itu, pihak Pemrov Sumsel yang diwakili oleh Asisten I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Ahmad Najib mengatakan pihaknya mengapresiasi apa yang telah dilakukan ASB.

“Seperti apa kita tahu bahwa aktivis ini adalah salah satu bagian adanya kekuatan pembangunan, bagaimana para aktivis  yang ada di Sumatera Selatan ini ada wadahnya, menjadikan ini silaturahminya lebih terjaga, tentunya saran masukan diskusi pengamatan di lapangan itu menjadi kekuatan kita juga bersama-sama dan untuk kita semua,” ucapnya singkat.

About Post Author