25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Tolak RUU Omnibus Law, Aliansi Mahasiswa dan Buruh Di Makassar Ancam Demo Besar-Besaran

Menyikapi Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang rencananya akan disahkan oleh DPR, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) akan menggelar aksi penolakan. Demonstrasi tersebut dilakukan karena mahasiswa menilai sejumlah aturan dalam RUU tersebut bermasalah. Di Makassar pun juga demikian Aliansi antara Mahasiswa dan serikat pekerja/Serikat Buruh di Makassar juga akan menggelar aksi besar-besaran. Rencana aksi unjuk rasa tersebut, kata Fajar, merupakan tindak lanjut dari aksi mahasiswa sebelumnya yang bertajuk #Reformasi Dikorupsi di gedung DPR pada September 2019 lalu. Ketika itu, tuntunan mahasiswa di antaranya menolak Revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), menolak RUU KPK dan agar DPR segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Meski begitu, Fajar mengatakan pihaknya belum bisa memastikan waktu aksi tersebut, karena saat ini beberapa kampus masih melakukan konsolidasi internal. “Beberapa kampus di Jabodetabek sudah ada yang menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa terkait, bagaimana perspektifnya. beberapa kampus juga lagi diskusi dan arahannya memang kita lagi mengkonsolidasikan permasalahan-permasalahan di RUU Ciptaker, dengan seluruh BEM se Indonesia” kata dia.

Sementara di lokasi yang sama, Koordinator Hubungan Antar Lembaga Sentra Gerakan Buruh Nasional (SGBN) Akbar Rewako mengatakan, buruh dan mahasiswa akan menyatukan gerakan untuk menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Bahkan, kata dia, buruh dan mahasiswa yang ada di sejumlah daerah seperti di Jabodetabek, Yogyakarta, Makassar sudah mulai melakukan konsolidasi untuk melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU Omnibus Law. “Jadi buruh sudah konsolidasi, mahasiswa juga udah, teman-teman di lingkungan juga sudah konsolidasi, tinggal menyatukan konsolidasi yang ada untuk demo besar-besaran untuk bisa menghadang UU Cilaka di Omnibus Law itu, tidak ada jalan lain,” kata Akbar.

Ditempat Terpisah , Ketua Umum DPW PPMI Sulawesi Selatan Ir. Syamsuar Aryam menyatakan, bahwa Kami sangat mendukung rencana demo besar-besaran sebagai bentuk perlawanan SP/SB dan Mahasiswa terhadap RUU Omnibus Law ini karena memang isinya banyak merugikan kaum buruh di Indonesia, ini sama halnya terjadi pelemahan kepada gerakan serikat pekerja di Indonesia sebagai wadah perjuangan kaum pekerja yang hak-haknya dirampas oleh pengusaha saat ini akan dirampok lagi oleh Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf melalui RUU CILAKA ini, yang kami sayangkan sudah ada beberapa Partai Politik yang mendukung RUU Cilaka ini untuk itu kepada seluruh lapisan masyarakat mari kita Tolak RUU Cilaka ini menjadi UU karena akan menyengsarakan anak cucu kita kelak jika dibiarkan rakyat Indonesia akan menjadi jongos di negeri sendiri, tegasnya.

About Post Author