06/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Bupati Kutai Timur Sebut Eksistensi PPMI Berdampak Positif

SANGATTA– Keberadaan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) di Kutai Timur menjadi satu contoh organisasi yang bisa memberikan perlindungan dan pendampingan kepada para pekerja. Eksistensinya semakin positif karena semua yang dilakukan dan diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

“Saya pun yakin kedepan banyak yang ingin bernaung dibawah PPMI,” kata Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam sambutannya saat menghadiri Musyawarah Cabang (MUSCAB) PPMI Kutim dan menyambut Milad ke 22 PPMI di Gedung Mesfa Mulia, Teluk Lingga, Sabtu (29/2/2020).

Agar organisasi PPMI semakin eksis, Ismu menyarankan agar pengurus harus menghidupkan PPMI. Bukan sebaliknya malah mencari penghidupan di PPMI. Keberadaan PPMI juga sangat membantu pemerintah. Salah satunya apabila ada persoalan-persoalan dapat terkait buruh atau ketenagakerjaan dapat lebih dulu diselesaikan ditingkat organisasi saja.

“Untuk itu atas nama Pemkab Kutim, saya ucapkan selamat milad ke 22 dan terselenggaranya Muscab. Terimakasih telah memberikan kontribusi pembangunan dan upaya-upaya perbaikan hak-hak buruh yang ada di Kutim,” ujar Ismu, sapaan akrab Ismunandar. 

Sementara itu, Ketua Umum DPW PPMI Kaltim yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden PPMI H. Abdul Jasmin mengapresiasi kinerja PPMI Kutim yang saat ini sangat berkembang dari sebelumnya. Ia menerangkan capaian-capaian kinerja pengurus PPMI dalam menanungi anggota dari berbagai masalah selalu mendapat solusi. “PPMI Kutim patut diacungi jempol. Harus dicontoh, karena mampu memperjuangkan aspirasi buruh di Kutim,” ucapnya.

Setelah MUSCAB ini, ia pun secara langsung berharap agar Bupati Ismunandar menjadi pembina dalam kepengurusan PPMI Kutim. Harapan lain, kedepan PPMI Kutim bisa menjadi motor pengerak bagi organisasi dan berperan aktif mendukung pembangunan. Meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan rakyat, khususnya di Kutim. 

Sebelumnya Ketua DPC PPMI Kutim, Nanang Guprani menerangkan, PPMI Kutim dibentuk sejak 2003. Berkembang cukup baik dan telah memberikan manfaat bagi anggota PPMI Kutim ataupun masyarakat sekitar.  “Terbukti banyaknya anggota yang ikut bergabung dalam organisasi ini. Sekitar 5000-an anggota dari 30 perusahaan lebih yang ada di Kutim. Sebagai bukti adanya PPMI di Kutim memberikan manfaat baik untuk pekerja ataupun masyarakat sekitar,” jelas Nanang. 

Ia menambahkan perjuangan PPMI selama ini selalu berjalan dengan baik. Mulai dari Kabupaten, Provinsi sampai Pusat yang dipimpin oleh Daeng Wahidin Sebagai Presiden PPMI dan Zulkhair Sebagai Sekretaris Jenderal DPP PPMI. Seperti adanya masalah pekerja meminta perlindungan dan pendampingan, PPMI Kutim tidak pernah meminta biaya atau gratis. PPMI pun akan mengembangkan sayapnya di Samarinda, Kutai Kartanegara, Balikpapan dan Berau. Sebagai bentuk upaya mengayomi seluruh pekerja muslim.

Dalam MUSCAB PPMI ini seluruh peserta perwakilan PPA PPMI secara Aklamasi memilih kembali Sdr. Nanang Guprani Sebagai Ketua Umum dan Tabrani Yusuf Sebagai Sekretaris Umum DPC PPMI Kutai Timur Periode 2020 – 2025 M, dalam acara ini juga dihadiri oleh para Perintis/Pendiri PPMI Kutai Timur, Kadisnaker Kutim, Muspida Kutim, Polres Kutim, Perwakilan SP/SB se Kutim, BEM se Kutim dan perwakilan perusahaan di Kutai Timur

About Post Author