25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Selayang Pandang dan Harapan Para Founding Fathers PPMI menyambut Milad PPMI Ke 22

PPMI Centre | Tak terasa waktu terus berjalan 3 Maret 1998 sebentar lagi akan sampai di tanggal 3 Maret 2020, sudah 22 Tahun PPMI Berkiprah sebagai Organisasi serikat Pekerja bernafaskan dan berazas Islam di Indonesia, banyak cerita yang mesti kita dengarkan agar kedepan PPMI bisa terus melakukan Introspeksi dan berbenah diri menyongsong masa depan bangsa Indonesia yang berdaulat, Adil dan makmur serta dapat menjalankan Khittah organisasi dengan penuh rasa tanggungjawab, berikut harapan dan pandangan para Founding Fathers PPMI menyambut milad PPMI ke 22 Tanggal 3 Maret 2020 :  

Tak terasa waktu terus berjalan 3 Maret 1998 sebentar lagi akan sampai di tanggal 3 Maret 2020, sudah 22 Tahun PPMI Berkiprah sebagai Organisasi Federasi Serikat Pekerja bernafaskan dan berazas Islam di Indonesia, banyak cerita yang mesti kita dengarkan agar kedepan PPMI bisa terus melakukan Introspeksi dan berbenah diri menyongsong masa depan bangsa Indonesia yang berdaulat, Adil dan makmur serta dapat menjalankan Khittah organisasi dengan penuh rasa tanggungjawab, berikut harapan dan pandangan para Founding Fathers PPMI menyambut milad PPMI ke 22 Tanggal 3 Maret 2020 : 

Pandangan dan Harapan Dr. H. Eggi Sudjana SH.M.Si. Selaku Ketua Dewan Pendiri PPMI  Adalah PPMI mampu mendobrak Ketidakjujuran, menegakkan Kebenaran Dan Keadilan yang dirasakan para Pekerja Atau Buruh di Indonesia , Intinya Pekerja /Buruh Harus memiliki Posisi Tawar yang tinggi Setara dengan Pengusaha dalam berbagi rezeki Dari Allah Subhannahu Wa ta’ala seperti yang ditekankan dalam konstitusi NKRI UUD 45 Pasal 27 Ayat 2 : Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Jadi Konsep Nabi Muhammad SAW Bayarlah Upah Buruhmu sebelum keringatnya kering kiranya mesti di terjemahkan dalam konteks kekinian bagi kaum pekerja/buruh milenial hari Ini adalah bahwa Pekerja/Buruh harus memiliki Saham Di Perusahaan Dimana Mereka Bekerja , Sehingga nasib pekerja tersebut tidak Ada yang tidak layak alias Miskin karena maju mundurnya perusahaan sudah menjadi tanggungjawab bersama antara Pengusaha dan Pekerja dalam kesetaraan menjalankan perusahaan, Inilah tugas pokok dari Pemerintah saat ini untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia bukan dengan sekedar menerbitkan Undang-undang yang malah makin memperburuk posisi tawar pekerja yang notabene adalah Rakyat Indonesia, Kiranya Rakornas PPMI Mampu Merumuskan detailnya Bagaimana sistem Perubahan Nasib Pekerja kedepan, Selamat MILAD ke 22 dan Kornas PPMI.

Pandangan dan Harapan Drs. Jaya Samantha Ketua Dewan Pertimbangan Nasional PPMI, bahwa PPMI harus mampu menciptakan kadernya untuk dapat menjadi Pemimpin di lembaga-lembaga negara, sehingga Konsep-konsep ketenagakerjaan yang ada dalam Khittoh PPMI dapat terwujudkan dan menjadi manfa’at bagi anggota khususnya dan buruh Indonesia umumnya yang lebih sejahtera. Selain itu sejak tahun 1998 kami para pendiri PPMI sudah memiliki mimpi dan gagasan besar kelak PPMI mampu memiliki gedung Training Center Serbaguna yang bagus, punya Rumah Sakit dan PPMI bisa menjadi pelopor sekaligus penggalang  terwujudnya PERSAUDARAAN BURUH MUSLIM SEDUNIA dapat dimulai dari tingkat regional Asean atau OKI.. Selamat MILAD ke 22 dan Selamat Rakornas PPMI.. !

Pandangan dan Harapan Ir. Imbang Jaya Salah satu Pendiri PPMI, Fakta hari ini Bangsa kita masih mau saja jadi budak di Negara-negara lain. Bangsa kitapun mau saja jadi pengemis kepada Kaum Pemodal Kelas Dunia. Sementara kekayaan trilyunan dollar  milik bangsa ini dibiarkan dijarah asing dan aseng sesukanya. Jadi percuma saja mengajak anak bangsa ini berjuang, karena hari ini memang bangsa ini adalah bangsa yang lemah. Umat Islam melemah karena Al Qur’an dan As Sunnah hanya jadi bacaan bukan way of life ummat Islam Indonesia maka Tidak aneh jika kita terpuruk dan terpinggirkan. Tapi Allah Maha Adil, individu-individu atau kelompok-kelompok yang mengamalkan Al Qur’an dan As Sunnah selalu bahagia, puas, tenteram dan tidak berduka cita. Negara – negara OKI ada 57, jumlah ummat Islam ada 2.3 milyar di seluruh dunia, 2/3 cadangan minyak dunia ada di negara Islam, 50% SDA dunia ada di negara Islam, tapi karena SEMUA tidak pakai Al Qur’an dan As Sunnah maka Ummat Islam terpuruk, terjajah dan terhina diseluruh dunia. Negara-negara Arab yang kaya minyak jadi jajahan Amerika, kondisi hari ini kita yang individu-individu ini harus berjuang sendiri-sendiri dengan berpegangan TOTAL pada Allah SWT.

Jika kita bersama Allah maka 57 Negara OKI, 2.3 milyar ummat Islam sedunia, 2/3 cadangan minyak dunia dan 50% SDA dunia KITA YANG KONTROL UNTUK KEBANGKITAN UMMAT ISLAM. Sudah 74th kita bernegara, bukannya maju malah dijajah asing, hutang tambah banyak, rakyat jadi budak di negara kaya, ummat Islam makin terpuruk dan terpinggirkan. Sudah cukup ummat Islam BEREKSPERIMEN PAKAI AJARAN MANUSIA, sekarang kita kembali pada ajaran Allah SWT. Kita mulai dari diri sendiri saja, kita jalankan ajaran Islam yang ada di Al Qur’an dan As Sunnah dengan totalitas. Selama ini mungkin kita belum totalitas, jadi tidak bisa membuktikan janji-janji Allah SWT. Jika kita jalankan ajaran Islam secara totalitas, maka Allah PASTI AKAN MEMENUHI JANJI-NYA.

Kebanyakan dari kita sudah puas kalau diri sendiri yang enak, jadi kita tdk pernah bisa membangun ummat Islam secara menyeluruh. Mumpung masih ada umur, coba kita gunakan sisa hidup ini dengan mempraktekkan ajaran Islam dengan kaffah. Jadi kita tidak penasaran akan kebenaran Al Qur’an dan As Sunnah, maka dari itu konsep ketenagakerjaan di Indonesia seharusnya dijalankan sesuai dengan konsep Alqur’an dan As Sunnah Insyaa Allah tidak ada lagi yang ribut-ribut antara Pengusaha, Pekerja dan Pemerintah, Selamat MILAD PPMI Ke 22 dan Selamat Ber-Rakornas.. PPMI Se Indonesia dan Dewan Perwakilan Luar Negeri.

Pandangan dan Harapan Dr.Ir. Muhammad Nuskhi, M.Si Salah satu Pendiri PPMI, PPMI kembalilah ke khitthahnya, jangan terjebak dalam kegiatan politik praktis, tetap terus berjuang membela pekerja agar menjadi beriman dan hidupnya sejahtera, Selamat MILAD PPMI Ke 22 dan Kornas PPMI Se Indonesia dan Dewan Perwakilan Luar Negeri-nya.

Selain itu Presiden PPMI Daeng Wahidin dan Sekjend DPP PPMI Zulkhair atas nama DPP PPMI Periode 2017 – 2022 mengucapkan terima kasih kepada para Pendiri PPMI yang selalu memberikan masukan positif bagi kemajuan PPMI dan Juga dukungan seluruh anggota serta pengurus DPLN/DPW/DPC dan PPA Se Indonesia selama ini sehingga PPMI masih dapat eksis sampai hari ini di Bumi Nusantara sampai bertemu di Palembang Brothers

About Post Author