27/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Buruknya Pelayanan RS.Helsa Cikampek Kepada Peserta BPJS

Lagi-lagi Rumah Sakit yang menjadi Mitra BPJS Kesehatan membuat blunder terhadap pelayanan masyarakat peserta BPJS Kesehatan, semakin memperpanjang daftar buruk pelayanan BPJS Kesehatan kepada para nasabahnya, Warga yang bernama Sihabuddin membuat pengaduan ke Muspida Karawang terkait pelayanan Buruk oleh pihak manajemen RS. HElsa yang beralamat di Jl. Ir. Haji Juanda No.123, Cikampek Tim., Kec. Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41373 berikut kronologis kejadiannya yang diperoleh Pimred diakun FB Bapak Sihabuddin.

Kpd Yth : Bupati Kab. Karawang, Ketua DPRD Kab. Karawang, Ketua Komisi IV DPRD Kab.Karawang, Kepala BPJS Kab. Karawang, Dinas Kesehatan Kab. Karawang, Lembaga Sosial Masyarakat se-Karawang

Mohon izin menyampaikan mengaduan kami terhadap pelayanan kesehatan di Kab. Karawang di rumah sakit swasta agar menjadi evaluasi Pemerintah Kabupaten Karawang. Kronologi kejadian tak menggenakan di RS HElsa Cikampek, yang dialami oleh Keluarga peserta BPJS Kesehatan.

Sekira jam 13:20 kami meminta rujukan kepada Faskes 1 (Klinik Graha Medis Kopel) untuk berobat ke Rmh skt Elsa, dengan pertimbangan rekomendasi dokter anak yang praktek dirumah sakit tersebut, terbilang bagus.

Ternyata, Dokter di faskes 1 tidak berani untuk memberikan rujukan, karena pertimbangan kondisi anak kami.  Dokter tersebut memerintahkan langsung dibawa ke IGD rumah sakit tujuan. Berdasarkan arahan dari Dokter Faskes 1, kami bawa anak kami ke IGD RS Elsa.

Sesampainya disana sekira pukul 14:20 an. dokter memeriksa, dan dokter mengutarakan bahwa anak saya dalam kondisi tidak darurat, disarankan ke poli anak tanpa adanya uji laboratorium,tes darah atau konsultasi kepada dokter spesialis anak.

Lebih menyebalkan lagi,ucapan dokter dan perawat yang seolah menganggap anak kami baik-baik saja.
“Suhu 38°C mah belum demam,” cetus perawat yang ada di IGD
“Anak ibu belum dehidrasi,yang disebabkan muntah-muntah dan BAB,” kata dokter jaga.

Padahal anak kami sedari hari minggu muntah-muntah dan BAB mencret cenderung yang dikeluarkan air.
Lantas saya jawab : ” harus menunggu dehidrasi,atau nunggu suhu anak saya diatas 40°C baru bisa ditangani?”
“Kalo ke poli,saya harus balik lagi dari cikampek ke kosambi untuk minta rujukan,sementara dokter jaga di faskes 1 mengarahkan untuk sesegera mungkin dibawa ke IGD.

Akhirnya, petugas lain meminta kami untuk chek ke pendaftaran, ihwal pengecekan kamar. Dan seperti kisah klasik, saat saya ke pendaftaran, petugas itu bilang tidak ada kamar, dan mempersilahkan saya untuk mencari rumah sakit lain.

Tanpa pikir panjang, kami bawa anak kami kerumah sakit lain, dan dirumah sakit lain, anak kami ditanggulangi, dan dilayani. Hingga tulisan ini dibuat, anak kami dalam perawatan intensief disalah satu rumah sakit yang ada di Karawang.

Catatan penting :
1.Dirumah sakit Elsa, diruang IGD terdapat sekitar 6 bath kosong. Dirumah sakit lain, pasien waiting list bisa dilayani di IGD.
2.Etika dari perawat dan dokter yang seolah merendahkan calon pasien peserta BPJS Kesehatan.
3.Dirumah sakit lain, bisa terlayani dengan baik, tapi dirimah sakit tersebut tidak bisa.

Maaf, Kami kecewa terhadap RS Elsa.
Dan kami haturkan terimakasih RS Mitra Family.

Karawang, 03 Maret 2020
Tertanda
Sihabudin, Masyarakat Karawang.

About Post Author