04/07/2020

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Surat Terbuka Eggi Sudjana Kepada Raja Salman

PPMI Centre | Arab Saudi melarang sementara umrah untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Pelarangan berlaku untuk warga asli dan pendatang. Ka’bah di Mekah pun diberi pagar pembatas untuk mencegah langsung pengunjung mendekat. Sebab, menjadi kebiasaan untuk mencium Hajar Asswad di Ka’bah ketika umrah. Masyarakat yang ke Ka’bah pun hanya bisa berjalan dan beraktivitas di luar pagar pembatas.

Penghentian sementara umrah imbas dari virus Corona ini sampai waktu yang belum ditentukan. Lalu bagaimana untuk penyelenggaraan haji yang tinggal beberapa bulan lagi? Seperti apa antisipasi dari pemerintah Indonesia? 

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, belum ada kepastian soal pelaksanaan ibadah haji 2020. “Belum ada kepastian. Kita tunggu pengumuman dari Arab Saudi ya. Belum ada kepastian,” kata Menag di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020). Dikutip dari Liputan6.com.

Mengutip Alquran dalam Surah 64 At-Taghābun ayat 11 berbunyi : Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, dijelaskan juga dalam Surah 57 Al-Hadid Ayat 22. berbunyi : Tiada bencana yang menimpa manusia di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan hal itu telah ditetapkan di dalam Lauḥul Maḥfuẓ sebelum Kami menciptakannya, sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah.

Untuk itu saya Dr. H. Eggi Sudjana, SH. MSi Ketua Dewan Pendiri PPMI (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia) khusus untuk warga PPMI di Saudi Arabia agar mensosilisasikan surat terbuka ini, dengan ini membuat surat terbuka Kepada Yth Paduka Raja Salman sebagai Pemimpin Kerajaan Arab Saudi dan Paduka Putera Mahkota Kerajaan Saudi Arabia Pangeran Mohammed Bin Salman, jangan mengabaikan perintah Allah Subhannahu Wa Ta’ala Surah 9 At Taubah Ayat 18 : Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. Jadi seharusnya Paduka Raja Salman janganlah takut dengan apapun dan siapapun serta kondisi apapun kecuali kepada Allah Subhannahu Wa Ta’ala inilah prinsip tauhid yang utama dalam ajaran Islam.

Mengapa umroh dan bahkan mungkin haji tidak boleh dilakukan sementara waktu??? kenapa Paduka Raja yang mulia lebih takut pada hasil ciptaan Allah virus corona itu ketimbang Allah-nya itu sendiri sebagai pencipta virus tersebut ???? atau apa ada agenda Amerika Serikat atau China yang menekan Paduka Raja Salman yang mulia??, hingga ada pembatalan Umroh dan Haji bahkan Sholat Berjamaah di Masjid yang sudah menjadi Perintah Allah dan tuntunan Nabi Besar Muhammad SAW ?

Mohon dengan hormat kepada Paduka yang mulia Raja Salman dan seluruh penguasa negeri-negeri Muslim untuk membaca Surah (6) Al Anam Ayat 12 – 18 :

Ayat 12 : Katakanlah: “Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi”. Katakanlah: “Kepunyaan Allah”. Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang meragukan dirinya mereka itu tidak beriman.


Ayat 13 : Dan kepunyaan Allah-lah segala yang ada pada malam dan siang. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.


Ayat 14 : Katakanlah: “Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan?” Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama kali menyerah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang musyrik”.


Ayat 15 : Katakanlah: “Sesungguhnya aku takut akan azab hari yang besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku”.


Ayat 16 : Barang siapa yang dijauhkan azab dari padanya pada hari itu, maka sungguh Allah telah memberikan rahmat kepadanya. Dan itulah keberuntungan yang nyata.


Ayat 17 : Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.


Ayat 18 : Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Membaca Surah Al-Haj :
Ayat 11 : Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
Ayat 12 : Ia menyeru selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat dan tidak (pula) memberi manfaat kepadanya. Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.
Ayat : 26 – Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku’ dan sujud.

Paduka Raja Salman yang dimuliakan Allah, bisa jadi musyrik jika terus melarang umat Islam se dunia untuk melakukan umroh dan apa lagi haji serta sholat berjamaah di Masjidil Haram di Mekkah juga Masjid Nabawi di Madinah. Surat terbuka ini kami tujukan kepada Yang Mulia Raja Salman sebagai bentuk kasih sayang kami sesama muslim kepada Paduka yang mulia Raja Salman jangan sampai Allah Subhannahu Wa Ta’ala, Tuhan yang maha Perkasa penguasa Alam semesta menjadi Murka kepada kita semua umat Islam sedunia, gara-gara Virus Corona ini kita semua menjadi Musyirik kepada Allah. Naudzubillah

Sudi kiranya pesan moral ini Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amien mantan Ketua MUI juga berkenan menyampaikannya kepada Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi dan juga Habib Riziek Shihab yang masih tinggal di Mekkah bisa menyampaikan surat terbuka ini kepada Yang Mulia Paduka Raja Salman yang merupakan Perintah Allah Subhannahu Wa Ta’ala dari Alquran bukan himbauan saya BES (Bang Eggi Sudjana). semoga atas izin Allah semua bisa teratasi musibah virus corona ini . Aamiin ya rabbal alamiin .

Sumber : https://www.liputan6.com/news/read/4197561/headline-umrah-disetop-sementara-akibat-virus-corona-bagaimana-antisipasi-ibadah-haji