26/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Covid 19 = Al Kahfi 19 : Muslim Harus Seperti Mobil Mewah

Bismillah…
Apa kesamaan Mobil dan SEORANG MUSLIM dalam ilustrasi ?
Jawabannya relatif. Bisa dibahas dari berbagai sudut perspektif.

Secara mechanical electrical system hakikatnya maka kesimpulan saya seorang muslim itu adalah kekuatan jamaah yang superior. Secara design dan teknologi maka muslim itu menakjubkan.

Pada judul tulisan ada kata MEWAH persisnya Mobil Mewah maka persamaan muslim dengan mobil mewah itu adalah  pantas sebut muslim itu ISTIMEWA. Ini bukan ego sektarian tapi jaminan kitab suci Umat Muslim sekaligus juga berlaku Universal untuk seluruh ummat manusia. (Hudan Linnaas). Silahkan di buka dan di pelajari dengan baik mukjizat yang luar biasa ini qalam Allah.

Kebenaran dan validitas menjawab persoalan manusia sudah disiapkan jawabannya oleh ALLAH SWT. Mematahkan teori yang berbasis logika manusia. Dari persoalan konsep TUHAN hingga Jasad Firaun yang kekal itu.

Kembali kepada soal mobil,  tepatnya mobil mewah. Siapa yang mengetahui bahwa muslim adalah ” barang mewah”?

Kita bahas dahulu sedikit soal ilustrasi mobil mewah.
Dalam ilmu marketing berlaku branding untuk mengrade up produk, publik tahu melalui iklan kemudian uji kepantasan muncul pengakuan,  kegiatan ini lahir dari proses FS yang matang.

Dan para peminat mobil itu mengatakan,  at any cost mobil itu buat saya.
Yang gila lagi adalah tidak selesai di situ,  soal mobil mewah ini.
Perlakuan after sales service nya itu luar biasa. Dan yerkadang saya anggap menyiksa. Coba lihat, bengkelnya khusus, parkirnya khusus, nomornya khusus, tentu pemilik dan harganya juga khusus. Jika ada masalah “minta di gendong ” dan memang tidak disiapkan fasilitas derek.

Dengan uraian ilustrasi ini cukup bagi kita as a moeslem.
Kita ini barang istimewa dan khusus. Tidak perlu branding, tempatnya juga khusus, “peminat dan harganya khusus”

Pertanyaannya apakah kita pantas disebut istimewa dan khusus mari kita berdiri di depan cermin. Dalam proses interaksi,  proses assesment kepantasan itu adalah next costumer kita menjadi tolok ukur.

Saya sederhanakan. Kepantasan kita diukur dan dinilai dari tutur kata dan prilaku kita. Bahasa pesantrennya akhlaq kita. Maka saya masih ingat NASIHAT guru2 saya bahwa akhlaq itu ada 5 tingkatan.

Pertama ahlak pada Allah SWT sebagai penciptanya
Kedua akhlak kepada Rasulullah
Ketiga Akhlaq kepada orang lain.
Ke empat, akhlaq kepada Diri sendiri.
Ke lima akhlak kepada alam semesta.
Saat kita lolos pada akhlaq pertama dan ke dua maka perkara akhlaq ke tiga, empat dan lima selesai.

Kutipan Spiritual Motivasi Harian saya hari ini hanya sebagai salah satu kesimpulan dalam bentuk ilustrasi bahwa sejatinya seperti itulah kita ber ISLAM di dalam menghadapi segala peristiwa berupa nikmat bala bencana atau Musibah. Kutipannya sbb :

“Kita yang muslim ini harusnya belajar dari sebuah mobil mewah dengan instrument sempurnanya. Ada yang menjadi mesin, rem, gas, sensor, roda, ac, kanalpot dan juga klakson. Pada kondisi suasana CUACA KEBATHINAN”  kurang bagus,  jadilah AC agar semua lingkungan adem, jangan menjadi klakson dan kanlpot sebagai “sumber kebisingan” karena dengan cara itu kita terhindar dari berbagai fitnah”

Maka saya berdoa dalam Spiritual Motivasi saya Hari Sebelumnya.
“Semoga KoronaNya menjadi KaruniaNya. Ada ibroh dan ada ladang pahala pada setiap takdirNya, HasbunAllah wanikmal waqiil laa haulaa walaaquuwwata illah billah”

Sebagai penutup, kita tetap berprasangka baik namun tetap waspada semoga persoalan  covid 19 berlalu tulisan tentang makna waspada akan saya tulis dalam prespektif kontra intelejen.

Jika boleh menitip pesan :
jika kita tak mampu memberikan solusi maka diamlah di dalam doa kita, karena disana ada peluang doa kita di kabul. Karena bagi kita misteri Covid -19 persis sama dalam misteri Al Kahfi – 19 mereka sendirk yang berada dalam qua itu saja tidak tahu apa yang sedang terjadi pada dirinya .

Kejadian Ashabul Kahfi berlalu berabad abad dengan penuh misteri bahkan ALLAH SWT mengambil alih perdebatan manusia tentang jumlah mereka di dalam gua itu.

Nanti (ada orang yang akan) mengatakan, ‘(jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan, ‘(jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjing nya’, sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan, ‘(jumlah mereka) tujuh orang, yang kedelapan adalah anjingnya.’ Katakanlah, ‘Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit.’ Karena itu, janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka. QS 18 : 22

Tulisan ini semata mata masuk melalui pintu pendekatan fungsi AC dan Rem pada mobil mewah tersebut di atas dengan mengedepankan kemaslahatan ditengah tekananan psikologis umat manusia saat ini.

Salam Fastabiqul Khairaat
Salam Hangat NKRI semoga engkau baik baik saja.

Cikarang, 18 Maret 2020
Salahuddin Gaffar, SH.MH
Advokad & Pakar Hubungan Industrial

About Post Author