30/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

BES : Tuhan Mengajarkan Kita Melalui Virus Corona

PPMI CENTRE – Bogor Jawa Barat | Introspeksi Diri, Maaf saya hanya mengingatkan dan bukan mengajari apa lagi mendakwahkan , sekali Lagi Maaf : Tuhan Mengajarkan Melalui Virus Corona Itu, Kini Membuat :

Vatikan Sepi
Yerusalem sunyi.
Tembok Ratapan dipagari.
Hari Paskah tak pasti.
Ka’bah ditutup , tidak ada Umroh mungkin pula Haji dibatalkan nantinya.?
Shalat Jumat dirumahkan.
Shalat Tarawih Ramadhan mungkin juga bakal sepi.

Corona datang Seolah-olah membawa pesan bahwa ritual itu rapuh tak berdaya !
Bahwa sepertinya “hura-hura” atas nama Tuhan itu semu dan hambar jadinya.
Bahwa simbol dan upacara itu banyak yang hanya menjadi topeng , kamu flase dan komoditi dagangan saja dalam kepentingan dunia saja .

Ketika Virus Corona datang..
Engkau / Kita dipaksa atau terkondisikan mencari Tuhan.
Bukan di Basilika Santo Petrus.
Bukan di Ka’bah.
Bukan di dalam gereja.
Bukan di masjid.
Bukan di mimbar khotbah.
Bukan di majelis taklim.
Bukan dalam misa Minggu.
Bukan dalam sholat Jumat
dan lain-lain.

Melainkan,
Pada TAFAKUR kesendirianmu.
Pada mulutmu yang terkunci, LOCKDOWN atau KARANTINA DIRI.
Pada hakikatnya situasi yang senyap juga
Pada keheningan yang bermakna.

Virus Corona mengajarimu..
Tuhan itu bukan (melulu) pada keramaian.
Tuhan itu bukan (melulu) pada ritual.
Tuhan itu ada pada jalan keputus-asaanmu dengan dunia yang berpenyakit ini , walaupun kita tidak boleh putus asa dari Rahmat ALLAH .

Virus Corona hikmah nya suatu jalan untuk sampai pada kesadaran diri kita manusia NOTHING , MILITER dan SENJATA CANGGIH YANG DI PUNYAI NEGARA ADI DAYA SEKALIPUN TIDAK MAMPU HADAPI  VIRUS CORONA , INI BARU SATU JENIS MAKHLUK ALLAH SUBHANNAHU WA TA ALA , BAGAIMANA BILA HARI KIAMAT TIBA ???
Sisi lain INI ADALAH  suatu peristiwa menakjubkan untuk tunduk patuh dan menyerah pada ALLAH , Mentauhidkan-NYA dan atau  memurnikan agama Islam

Bahwa tak ada yang boleh tersisa.
Kecuali Tuhan itu sendiri.!
Tidak ada lagi indoktrinasi yang menjajah nalar.
Tidak ada lagi sorak sorai memperdagangkan nama Tuhan.

Datangi, temui dan kenali DIA ALLAH SUBHANNAHU WA TA ALA  di dalam relung jiwa dan hati nurani Kita  sendiri.
Temukan DIA di saat yang teduh dimana engkau hanya sendiri bersama-NYA. Sesungguhnya Kerajaan  ALLAH Tuhan Alam Semesta ada dalam dirimu. Qalbun mukmin baitullah.
Hati orang yang beriman adalah rumah Tuhan.
Biarlah hanya Tuhan yang ada.
Biarlah hanya nuranimu yang bicara.
Biarlah para pedagang, makelar, politikus dan para penjual agama disadarkan oleh Tuhan melalui kejadian ini.

Semoga kita bisa belajar dan mengambil hikmah dari kejadian ini.
Salam Ta’ziem
Bogor, 24 Maret 2020
Bang Eggi Sudjana

About Post Author