29/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Imbang Jaya : Cara Menyelamatkan Para Pekerja Dari Ancaman PHK.

PPMI CENTRE – Bogor | Menurut sahabat saya salah satu Ketua Kadin, saat ini sudah ratusan ribu pekerja yang di PHK. Saya tadi juga bertanya pada Presiden PPMI Daeng Wahidin tentang kondisi perhari ini (6 April 2020), terkait kondisi para pekerja yang tersebar diberbagai bidang pekerjaan, menurutnya sudah ada pabrik yang tidak bisa berjalan karena tidak ada suplai material dan bahan baku yang harus di impor. Banyak juga pabrik yang merumahkan pekerjanya karena berbagai alasan keekonomian akibat wabah Covid 19.

Keadaan Indonesia saat ini menurut Ibu Menkeu terbaik didunia hanya ada (dua) kemungkinan, BERAT atau SANGAT BERAT. Artinya JIKA ADA PHK BESAR-BESARAN PEMERINTAH AKAN MAKLUM DAN TIDAK MEMPERMASALAHKAN. Karena pemerintah mengakui keadaan akan berat dan sangat berat yang jika diartikan secara awam adalah : SILAKAN SELAMATKAN DIRI MASING-MASING.

Sebagai pendiri PPMI saya miris benar membayangkan nasib anggota saya. Hal serupa juga PASTI dialami oleh semua organisasi pekerja. Organisasi pekerja yang tiap bulan mengutip iuran anggota AKAN MALU PADA PARA ANGGOTA JIKA TIDAK BISA MENYELAMATKAN ANGGOTA yang terkena PHK.

Pengurus-pengurus Organisasi serikat pekerja sudah dikunci oleh Ibu Menteri Keuangan yang menyatakan keadaan AKAN BERAT ATAU SANGAT BERAT, jadi wajar jika para pekerja di PHK karena kondisinya memang gawat.

Saat ini saya diberi kuota dana pinjaman $800 milyar (Delapan ratus milyar USD) oleh National Standard Finance (NSF), dengan syarat-syarat yang sesuai sistim pinjaman umumnya. Saya optimis jika semua organisasi buruh/pekerja saya berikan kuota pinjaman masing-masing $50 milyar, kemudian uang tersebut dipakai untuk membeli semua pabrik, kebun, tambang, kantor dan perusahaan-perusahaan yang terancam tutup atau harus memPHK pekerjanya, maka Insya Allah para pekerja tersebut akan selamat dan menjadi PEMILIK PERUSAHAAN yang akan memPHK mereka. Para pemilik lama juga selamat dari kejaran Debt Collector karena mereka tidak bisa membayar cicilan pada banknya. Semua sektor terkait perusahaan akan bangkit kembali, akhirnya para pekerja akan menjadi tuan ditempatnya bekerja sebagai pemegang saham sesuai dengan UU 21 Tahun 2000 Pasal 4 ayat 2 point f. Insya Allah mereka akan bekerja sangat produktif karena mereka akan menikmati hasil kerja kerasnya tersebut sebagai PEMILIK PERUSAHAAN, bukan lagi hanya sebagai pekerja saja tapi sebagai pemilik saham perusahaan dan bisa diwariskan kepada anak keturunan para pekerja itu sendiri. sekaligus sebagai bentuk implementasi kongkrit dari Hadist Nabi Besar Muhammad SAW yaitu Bayarlah upah buruhmu sebelum keringatnya mengering

Sebagai langkah riilnya, saya tadi mengangkat Presiden PPMI Hasil Muktamar V periode 2017 – 2022 Sdr. Wahidin sebagai pihak yang saya beri mandat mutlak untuk meminjamkan Dana NSF sebesar $300 milyar (tiga ratus milyar USD) untuk menolong para pekerja dan bersinergi dengan semua organisasi pekerja di Indonesia dalam menyelamatkan para pekerja atau anggotanya dari ancaman PHK dan sekaligus menyelamatkan para pengusaha dari kejaran para debt collector.

Ibu Sri Mulyani TIDAK SALAH, malah SANGAT JUJUR sehingga prediksi beliau bisa kita antisipasi dengan cepat. Semoga segala hambatan untuk memasukkan dana yang $300milyar dari NSF bisa kita atasi bersama. Ingat kita bukan ingin kaya, tapi kita sedang berjuang untuk menyelamatkan bangsa, negara dan keluarga yang jelas-jelas terancam kehidupannya karena terjadi pelemahan ekonomi nasional diakibatkan Wabah Covid 19.

Semoga Allah SWT meridhoi niat baik saya sehingga semua usaha-usaha yang kita laksanakan untuk membantu perekonomian nasional dan kaum pekerja di Indonesia senantiasa dimudahkan dan dimenangkan oleh Allah SWT.. Aamiiiinn

Foto saya di Kuala Lumpur dalam rangka memproses pinjaman utk Pemerintah Filipina sebesar $57 Milyar tanggal 14 Maret 2020.

Bogor, 7 April 2020
Ir. Imbang Jaya
Pendiri PPMI

About Post Author