25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

PPMI dan PMPB mendesak Walikota Prabumulih serius hadapi Covid 19

PPMI CENTRE – PRABUMULIH | Wujud nyata dan  langkah untuk mengantisipasi pencegahan terhadap Virus Corona (Covid-19), Dewan Pengurus Cabang Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (DPC PPMI) Kota Prabumulih, Bersama Presidium Masyarakat Prabumulih Bersatu (PMPB), Mendatangi  Kantor  Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD), Untuk Menyampaikan Aspirasi masyarakat dan mempertanyakan kesiapan serta Perencanaan pemerintah Daerah dalam menangani Penyebaran Virus Corona (COVID-19) di kota Prabumulih.

Alhamdullillah kita diterima oleh Ketua Komisi I (satu) Bapak Heri Gustiwan (PPP), Feri Alwi (PAN), Mat Amin (PKS), Apriansyah (Golkar), beserta anggota dewan yang lainnya dari PBB dan HANURA. Ketua PPMI Prabumulih Hasbi.S.pd, didampingi H.M. Abdul Wachid. SH dan beberapa pengurus lainnya mendatangi kantor DPRD, sekaligus mendesak KOMISI I DPRD Prabumulih untuk memanggil pihak – pihak terkait atau instansi Pemerintah Daerah dalam gugus tugas penanganan COVID-19. Guna  mempertanyakan kesiapan, perencanaan, skema, skenario, sarana prasarana medis maupun tenaga medis dan termasuk dukungan anggaran penanganan pencegahan Covid-19 yang sudah memasuki zona merah. Selanjutnya Hasbi menyatakan ada baiknya juga pemerintah daerah membuat media center sekaligus sekretariat bersama dan mengangkat Staf Khusus komunikasi publik merangkap juru bicara pemerintah daerah terkait penanganan COVID-19.

Dalam kesempatan itu juga Hasbi menyampaikan mengenai beberapa warga Prabumulih yang ditolak kehadirannya di daerah kabupaten sekitar Prabumulih. Baik itu warga Prabumulih yang mencari nafkah keliling di pasar kalangan maupun mereka yang bekerja di perusahaan-perusahan dan lain-lain. Hal ini terjadi karena adanya beberapa surat edaran terkait masuknya Kota Prabumulih menjadi Zona merah berimbas adanya pembatasan masuk di daerah kabupaten sekitar kota Prabumulih.

Oleh karena itu PPMI DAN PMPB Kota Prabumulih meminta dan mendesak pemerintah daerah, dalam hal ini Walikota Prabumulih untuk mengambil langkah-langkah melakukan komunikasi dan kordinasi lintas daerah antar sesama ketua gugus tugas untuk mencarikan solusi terkait aksi penolakan warga di beberapa kabupaten di sekitar Prabumulih. Paling tidak pemerintah daerah memberikan solusi dalam bentuk kebijakan untuk membantu warga masyarakat yang terkena imbas penolakan tersebut. Apakah itu kebijakan penyangga jaring pengaman sosial dalam bentuk bantuan sembako selama penanganan  COVID-19.

Dalam kesempatan tersebut KOMISI I DPRD Prabumulih akan lebih meningkatkan langkah-langkah komunikasi dan koordinasi  dengan pemerintah daerah terkait penanganan virus Corona yang sedang mewabah di kota Prabumulih ini.

Selanjutnya Ketua Komisi I Heri Gustiwan, menyampaikan dalam audiensi tersebut bahwasanya kalau secara kepartaian seluruh anggota DPRD Prabumulih, sudah bergerak ke Dapil masing-masing membantu masyarakat terkait penanganan pandemi global COVID-19 ini. Selain itu Feri Alwi dan Mat Amin serta seluruh anggota DPRD Prabumulih menghimbau masyarakat Prabumulih untuk mentaati dan disiplin mengikuti himbauan pemerintah, terkait sosial distance atau membatasi diri melakukan aktivitas di luar rumah, jika tidak ada hal yang penting. Karena ini untuk kepentingan bersama sekaligus untuk mencegah penyebaran atau terjangkit  COVID-19.

Ini semua adalah panggilan bagi kami sebagai wakil rakyat yang memang harus peka dan tanggap serta turun langsung membantu masyarakat yang sedang dan dalam penanganan Covid-19 ini, tegasnya

About Post Author