25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Imbang Jaya : Mengatasi Masalah Covid 19 Dan Ekonomi Indonesia

PPMI CENTRE – Bogor | Apapun masalahnya pasti menyangkut dua hal yaitu PASTI TERKAIT MANUSIA dan PASTI TERKAIT BUKAN MANUSIA.  Masalah ekonomi yang dialami saat ini disebabkan oleh ulah manusia dan oleh covid 19. China dan Korea Selatan tidak mengatur covid 19, tapi mengatur ulah rakyatnya, terbukti mrk bisa mengatasi gangguan covid 19 hanya dalam waktu 2 (dua) bulan saja. Negara-negara maju mengikuti cara China dan Korea Selatan, mereka mengatur rakyatnya dengan cara sangat tegas dan disiplin. Sehingga mereka bisa menurunkan jumlah korban covid 19 secara terukur dan terprediksi.

Bagaimana Indonesia ?? Rakyat dan pemerintah kita beda dengan Negara-negara maju atau tidak maju lainnya, kita punya berbagai kelebihan dan kekurangan yang unik, Indonesia gitu lho…. Hanya orang-orang yang luar biasa hebat yang bisa menjadi pemimpin rakyat yang unik ini. Bung Karno adalah pemimpin yang tepat untuk Indonesia saat menjelang kemerdekaan. Suharto adalah pemimpin yang tepat saat ekonomi dan politik kita amburadul. Setelah itu berganti-ganti kepala negara yang punya ciri khas dan prestasi yang berbeda-beda.

Saat ini seluruh dunia kena bencana akibat covid 19. Jika hanya China, Jepang, Singapore dan Korea Selatan saja yang bisa mengatasi covid 19, kerusakan dunia tidak akan teratasi, jadi harus sekaligus masalah ini teratasi. Indonesia juga sama, masalah yang menimpa kita ini harus diobati sekaligus karena semua daerah sudah kena Covid 19. Rakyat kita tidak bisa diatur dengan mudah, jadi percuma saja pakai pembatasan-pembatasan skala mikro atau skala makro, karena tidak akan bisa dipraktekkan dengan baik. Dampak covid 19 terhadap IPOLEKSOSBUD HANKAM juga harus diatasi SEKALIGUS, tidak bisa bidang perbidang atau sektor persektor karena semua bidang dan sektor tersebut merupakan SATU TUBUH YANG TAK TERPISAHKAN.

Dalam keadaan darurat seperti ini, dimana Gubernur BI menangis setiap hari dan ibu Menkeu terbaik didunia hanya bisa pasrah dengan opsi berat dan sangat berat, satu-satunya cara untuk menyelamatkan dan mengatasi masalah negara ini adalah dengan melakukan tindakan apapun yang bisa mengatasi masalah tanpa mengikuti peraturan atau prosedur yang ada saat ini. Keadaan seperti ini TIDAK PERNAH DIPERHITUNGKAN oleh para pembuat Perundang-undangan atau para tokoh nasional, jadi keadaan saat ini harus ditangani secara out of the box. Kita semua JIKA PERCAYA PADA PEMERINTAH harus memberi kebebasan sepenuhnya pada Pak Jokowi cs untuk melakukan TINDAKAN APA SAJA yang beliau dan kabinetnya yakini bisa mengatasi masalah yang tidak pernah diperhitungkan atau dijadikan dasar dalam pembuatan perundang-undangan saat ini.

Jika pak Jokowi cs dibatasi ruang geraknya, maka masalah luar biasa ini tidak akan bisa diatasi karena MASALAH LUAR BIASA HANYA BISA DIATASI DENGAN CARA LUAR BIASA.

Saat ini kubu koalisi dan oposisi sudah bersatu dengan masuknya Pak Prabowo dalam kabinetnya Pak Jokowi, jadi secara politik kita tidak punya masalah. Kendala utama saat ini adalah tersanderanya Pak Jokowi cs oleh aturan-aturan yang hanya cocok untuk kondisi normal. Jadi satu-satunya yang bisa mengatasi masalah kita adalah diberikannya kebebasan seluas-luasnya pada Pak Jokowi cs untuk melakukan hal-hal yang beliau yakini akan mengatasi masalah bangsa ini. Jika ada pihak yang tidak setuju dengan cara ini karena tidak percaya pada kompetensi Pak Jokowi maka para pihak tersebut WAJIB mengatasi masalah bangsa dan negara ini, bukan hanya tidak setuju tapi tidak memberi solusi. Jika pihak yang tidak setuju itu ternyata punya solusinya maka pihak tersebut harus bersinergi dengan pemerintah yang sah dan pemerintah juga harus secara toleran menerima solusi itu untuk sama-sama mengatasi bencana nasional ini, TIDAK JALAN SENDIRI-SENDIRI. Jika pihak pemerintah tidak mau bersinergi tapi tidak punya solusi, maka pemerintah harus siap menanggung apapun reaksi yang rakyat berikan nanti.

Bogor, 9 April 2020
Imbang Jaya
Pendiri PPMI

About Post Author