25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Jika Omnibus Law Tetap dibahas, Ribuan Buruh bersama Rakyat akan Gempur DPR RI

PPMI CENTRE | Situasi Politik dalam negeri makin memanas pasca DPR RI akan melanjutkan pembahasan RUU Omnibuslaw setelah menerima Surat Presiden (surpres) dari Presiden Joko Widodo tentang RUU Ciptaker tersebut langsung ketuk palu menyetujui pembahasan RUU Omnibuslaw ke Baleg DPR RI,  di tengah pandemik Covid-19 yang sedang menghantui, membingungkan dan menjadi informasi horror di masyarakat, yang sudah memberikan dampak kepada Masyarakat khususnya kalangan masyarakat menengah kebawah banyak jatuh miskin dan bertambah miskin karena wabah covid 19, seharusnya DPR memberikan empati yang sungguh-sungguh kepada masyarakat.

Dengan fokus menghadapi wabah corona dan PHK besar-besaran yang terjadi saat ini, belum lagi Fasilitas uang muka untuk pembelian kendaraan perorangan pengadaan mobil dinas Anggota DPR RI yang terhormat semakin menunjukkan kepada Rakyat bahwa Anggota legislative kita memang tidak punya hati nurani dan empati terhadap persoalan yang dihadapi rakyat Indonesia, disaat Tim Medis yang menjadi garda terdepan penanganan Wabah Covid 19 dan Rakyat Indonesia membutuhkan APD dan kelengkapan alkes lainnya yang sulit didapatkan karena kurangnya modal dengan entengnya DPR RI kita memamerkan rencana uang muka pembelian mobil, semakin menambah kemarahan masyarakat kita ditengah badai dan gelombang prahara Covid 19 ini.

Serbuan puluhan ribu buruh pesan melalui WA dan SMS kepada para pimpinan DPR RI agar menghentikan pembahasan omnibus law.

Bisa jadi jumlahnya akan mencapai ratusan ribu bahkan jutaan dan akan terus bertambah setiap hari membuktikan bahwa rakyat khususnya para pekerja/buruh sedang marah, jika aspirasi ratusan ribu WA dan SMS tidak ditanggapi maka ribuan buruh bersama seluruh elemen masyarakat lainnya akan mendatangi gedung wakil rakyat tanpa peduli dan tidak lagi menghiraukan Maklumat Kapolri dan Status PSBB Kota Jakarta.

Buruh dan Rakyat akan nekad senekad-nekadnya menghadang RUU Omnibuslaw ini, mereka akan mengepung gedung Para Pengkianat Rakyat itu dengan menanggung segala resiko yang akan dihadapi tentunya para pimpinan serikat pekerja/serikat buruh telah memperhitungkan itu semua makanya dibeberapa media para Pimpinan SP/SB dan aliansi gerakan buruh/Rakyat/Mahasiswa/Ormas/LSM sudah mengingatkan para Wakil Rakyat yang terhormat itu jika DPR RI tetap nekad membahas RUU Omnibuslaw maka mereka dipastikan akan berhadapan dengan nekadnya kaum buruh dan marahnya Orang-orang yang kelaparan dan terdzolimi oleh perilaku-perilaku menyimpang dari pemerintah dan wakil rakyat di DPR RI.

About Post Author