30/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Arsanthy : LBH PPMI Gugat PT. Dikalvin dan PT. Arafat ke PN Samarinda

PPMI CENTRE – SAMARINDA | Setelah melalui proses mediasi untuk penyelesaian kasus pelanggraran PKWT di PT. Dikalvin dan PHK Sepihak PT. Arafat yang pada menemui jalan buntu karena pihak pengusaha menolak semua permintaan serikat pekerja maka PT. Arafat dan PT. Dikalvin Nurani akhirnya digugat oleh LBH PPMI ke PN Samarinda.

Walaupun situasi saat ini daerah KALTIM juga sedang mewaspadai penyebaran Covid 19, kami tetap melakukan pembelaan terhadap anggota PPMI karena Pengadilan Negeri Samarinda tidak libur tetap berjalan seperti biasa, namun kondisi begini pihak pengusaha beralasan tidak bisa hadir ke PN samarinda karena menjalankan Sosial distancing sehingga sudah dua kali persidangan pihak pengusaha tidak pernah hadir, Jelas Arshanty Handayani, SH sebagai Direktur LBH PPMI yang sedang berada di Samarinda.

PT. DIKALVIN NURANI yang berkantor di Jl. Karya Etam Gg.Melati No.1 Sangatta Kutai Timur Kal-Tim adalah Perusahaan Kontraktor PT KALTIM PRIMA COAL yang bergerak di bidang layanan pemeliharaan lansekap dan pengaturan limbah (swarga bara) telah mempekerjakan Sdr. Dana Agung Santoso Pelapor sebagai Opr Grass Cutter dengan status perjanjian kerja PKWT sebanyak 4 (empat) kali selama masa kerja 3 tahun 10 bulan secara terus menerus, menjadi alasan PPMI Menggugat ke PN Samarinda karena menolak menjalankan Hasil Pemeriksaan Pengawas Disnaker Kab. Kutai Timur yang harusnya mengangkat Sdr. AGung Santoso sebagai Karyawan tetap tapi malah di PHK dengan alasan Kontrak kerja telah berakhir, Hal ini jelas melanggar ketentuan pasal 59 ayat 4 – UU 13 tahun 2003, Oleh Karena itu, dengan merujuk kepada perundang-undangan yang berlaku maka LBH PPMI menggugat kedua perusahaan tersebut ke PN Samarinda dan selanjutnya LBH PPMI akan terus melakukan upaya-upaya hukum lainnya demi menegakkan hak-hak pekerja yang dilanggar pengusaha, Ungkap Arshanty Handayani, SH selaku Direktur LBH PPMI kepada Tim PPMI Media Center

Selain itu PT. Arafat Juga sudah kami gugat ke PN Samarinda karena telah melakukan PHK sepihak kepada Anggota PPA PPMI PT. Arafat yang sedang menuntut pelanggaran Outsurching diperusahaan tersebut, Pokoknya kita akan terus melakukan pembelaan secara maksimal kepada anggota kami yang terPHK sampai titik darah penghabisan tidak peduli lagi dengan musim Covid 19 saat ini karena jika dibiarkan terus menerus para pengusaha-pengusaha ini akan semakin semena-mena kepada pekerja, terang Srikandi PPMI asal Kalimantan Timur ini

About Post Author