04/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

LBH PPMI Laporkan PT. Dikalvin Nurani Ke Pengawas Naker Kaltim

PPMI CENTRE – KUTIM, KALTIM | LBH PPMI Kalimantan Timur yang berkantor di Jl. Abdul Rasyid Gg.Sulawesi RT.12  Kel .Masjid Kec.Samarinda Seberang  Kota  Samarinda Telp : 082250023322 melaporkan Managemen PT. Dikalvin Nurani yang berkedudukan di Sangatta Kutai Timur Kalimantan Timur, terkait dugaan pelanggaran status hubungan kerja Anggota PPMI bernama Dana Agung Santoso yang dinon-aktifkan bekerja padahal yang bersangkutan telah dipekerjakan dengan status PKWT dengan 4 kali dikontrak diperpanjang setiap tahun selama 3 Tahun 10 bulan sejak Tahun 2015.

PT. DIKALVIN NURANI yang berkantor di Jl. Karya Etam Gg.Melati No.1 Sangatta Kutai Timur KalTim adalah Perusahaan Kontraktor PT KALTIM PRIMA COAL yang bergerak di bidang layanan pemeliharaan lansekap dan pengaturan limbah (swarga bara) yang telah mempekerjakan Sdr. Dana Agung Santoso Pelapor sebagai Operator Grass Cutter dengan status PKWT sebanyak 4 (empat) kali selama masa kerja 3 tahun 10 bulan secara terus menerus, ungkap Selamat Ketua DPC PPMI Kab. Samarinda yang juga akrab di panggil Bang Memet

Selain jenis dan sifat pekerjaan PT. Dikalvin Nurani yang bersifat tetap yang tidak diperbolehkan melakukan perekrutan pekerja/buruh dengan sistem kerja kontrak atau PKWT, pelanggaran juga terjadi pada jumlah kontrak atau agriment kepada pelapor yang di perpanjang lebih dari satu kali tepatnya, Sdr. Dana Agung Santoso menandatangani perjanjian kerja sebanyak 4 kali dengan durasi perjanjian kerja ke I (satu) selama 3 tahun 13 hari yang kemudian diperpanjang kembali dengan menandatangani perjanjian kerja ke II dengan durasi selama 3(tiga) bulan 1 hari dan kemudian diperpanjang kembali dengan menandatangani perjanjian kerja ke III (tiga) dengan durasi selama 3 bulan 4 hari. kemudian diperpanjang kembali dengan menandatangani perjanjian kerja ke IV dengan durasi 3 bulan 20 hari dan kemudian Sdr. Dana Agung Santoso di PHK sepihak oleh pengusaha dengan alasan telah berakhir masa kontraknya.

Hal ini jelas melanggar ketentuan yang di atur dalam, pasal 59 ayat 4 undang-undang no 13 tahun 2003, Oleh Karena itu, dengan merujuk kepada perundang-undangan yang berlaku maka kami mohon kepada Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Timur untuk dapat menindak lanjuti laporan ini dan selanjutanya LBH PPMI akan terus melakukan upaya-upaya hukum demi menegakkan hak-hak pekerja yang dilanggar pengusaha, terang Bang Memet kepada Tim PPMI Media Center

About Post Author