06/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Apakah Kita Semua Sudah Fair dan Benar ?

PPMI CENTRE – BOGOR, JABAR | Jika kita semua merisikokan nyawa untuk saling tolong menolong maka itu baru fair dan adil namanya. Karena Pertempuran melawan Covid 19 adalah pertempuran kita semua. Bukan hanya pertempuran para Dokter, Tim Medis, Polisi, Tentara, Satpol PP, Petugas Keamanan Sipil, Pekerja-pekerja yang tidak bisa mengelak dari kerumunan massa, para penjual makanan, BBM dan kebutuhan pokok lainnya. Apalagi jika mereka tidak diberi APD (Alat Pelindung Diri), makanan ekstra yang meningkatkan antibodi, jam kerja yang tidak ada batasnya dan segala yang dibutuhkan untuk menangkal Covid 19.
Sementara sebagian pejabat bisa menghindar dari zona merah dan cari aman sendiri, hanya omong doang ini dan itu, tapi tidak mampu memberi kebutuhan-kebutuhan utama para pihak yang ada digaris depan.

Tidak aneh jika banyak dari petugas tersebut yang merasa disuruh BUNUH DIRI..!!, tidak aneh juga jika suatu saat nanti semua yang digaris depan menjadi Positif Covid 19 karena TIDAK DIBERI APD yang layak dan memenuhi Aturan Standar Kesehatan Internasional, ditengah kesulitan APD para anggota DPR RI yang terhormat malah foto bareng dan selfie-selfie pakai APD, sungguh lucu dan aneh gaya pejabat kita ini.

Para Petugas yang berjibaku digaris terdepan itu Tidak cukup hanya diberi ucapan terima kasih atau disiapkan Taman Makam Pahlawan. Kita semua harus berani melakukan terobosan-terobosan kuantum yang kita pikul bersama dengan segala akibat yang ditimbulkannya, bukan hanya pemerintah atau petugas yang diminta berkorban, tapi kita semua juga harus berbuat setara baiknya dengan para petugas yang mempertaruhkan nyawanya demi bangsa, negara dan rakyat indonesia.

Gerakan saling bantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tidak akan mampu mencegah serangan Covid 19. Hanya dengan menjaga jarak secara massif kita bisa memutuskan mata rantai penularan Covid 19. Untuk itu semua memang butuh biaya sangat besar. Tinggal kita pilih saja, mati pelan-pelan karena ingin spekulasi dengan cara-cara murah atau langsung memakai dana sangat besar tapi bisa sukses mengatasi Covid 19.
Lucu sekali jika gara-gara gotong royong yang niatnya baik, akhirnya semua terjebak dalam aksi solidaritas sama-sama menjadi korban Covid 19. Mau irit malah ambyar.

Bogor, 18 April 2020
Ir. Imbang jaya
Pendiri PPMI

About Post Author