06/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Peduli kemanusiaan Hari Ke- 9 PPMI Sumsel Bagikan 120 Paket Sembako

PPMI CENTRE – SUMSEL | Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Sumatera Selatan (sumsel) beserta relawannya dan didampingi salah satu donatur Ibu Dewi membagikan paket sembako untuk warga yang membutuhkan ditengah wabah Covid 19 ini. Yang menunjukkan semakin hari semakin banyak warga Palembang yang membutuhkan bantuan logistik.

Memasuki hari ke- 9 ini, dalam rangka menjalankan program PPMI Peduli Kemanusiaan PPMI Sumsel kali ini menyisir kawasan 18 ilir dengan membagikan 25 paket sembako, Talang Buruk di dua titik sebanyak 30 paket sembako, dan 3 ilir 40 paket sembako, Selasa (21/04/2020).

Ketua Umum DPW PPMI Sumsel Charma Afrianto, SE mengatakan, Total hari ini pihaknya membagikan 120 paket sembako yg terdiri dari beras, gandum, dan mie instan. “Kami juga menanyakan langsung kepada masyarakat ada yang sebagian sudah menerima bantuan dari pemerintah kota dan sebagian belum sampai bantuan ke warga,” Ujarnya.

Dikatakan Charma, yang cukup menggelitik bagi PPMI Sumsel adalah terjadi kebingungan di masyarakat khususnya aparat ditingkat RT dan RW dalam melakukan proses pendataan penerima bantuan, jadi ada beberapa RT turut membantu kami untuk membagikan sembako, dan disinyalir bahwa RT saja kebingungan data mana yang wajib dibagikan dan mana yang belum pantas dibagikan..???.

“Intinya adalah ini masukan untuk pemerintah kota serta pemerintah daerah bahwa dalam kondisi wabah secara global seperti ini hendaknya tidak perlu lagi pakai proses pendataan yang berbelit-belit karena RT pasti sudah tahu dan paham siapa – siapa warganya termasuk pendatang dilingkungan RT-nya, harusnya Pemkot/Pemda dapat membedakan kondisi normal atau kondisi Darurat (force majure),” jelasnya.

Jadi ada baiknya dibagikan secara keseluruhan dan bagi mereka orang-orang yang merasa mampu tidak mau sembako tidak masalah, tetapi hendaknya supaya proses ini dilakukan dengan cepat, ya harus langsung di bagikan saja tanpa ada lagi persyaratan-persyaratan atau protap-protap yang mengakibatkan kebingungan di masyarakat dalam teknis pembagiannya,” jelasnya.(del)

About Post Author