06/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Kehidupan Normal Baru, Era Revolusi Digital ditengah Pandemi Covid-19

PPMI CENTRE – PRABUMULIH SUMSEL | KEHIDUPAN NORMAL BARU DI ERA REVOLUSI DIGITAL DITENGAH PANDEMI COVID-19

Sampai saat ini vaksin COVID-19 belum di temukan namun kita tidak harus berlama-lama terkunci dalam kehidupan sosial, ekonomi, budaya, berbangsa dan bernegara. Khususnya di dalam kehidupan sosial keagamaan kita, hanya berharap menunggu keajaiban.

Perang tercanggih dan terbesar di abad ini, melalui senjata adidaya ” pandemi global COVID-19. Hal ini wajar saja terjadi di tengah banyaknya populasi manusia di penjuru dunia dan secara signifikan di ikuti berkurangnya sumber daya alam serta maraknya perang dagang antar negara ditengah pemanasan global.

Bangsa yang cerdas dan menguasai IPTEK, SAINS dan Teknologi informasi digital yang akan memenangkan pertarungan di berbagai bidang kehidupan manusia. Oleh karena itu, kita harus menghadapi ini semuanya dengan sikap dan tindakan cerdas untuk menaklukkannya.

ILMU, SAINS, RISET dan pendekatan AGAMA, adalah jawaban untuk menemukan titik cahaya kehidupan normal. Tidak ada jalan lain untuk menyusuri kegelapan selain pendekatan ilmiah dan spritual keagamaan.

Alquran dan Hadis adalah refrensi terbaik untuk melengkapi refrensi keilmuan yang ada saat ini. Hal tersebut, selaras dengan ayat pertama di turunkan Allah SWT dalam Al-Qur’an ” IQRA “. Sesungguhnya qalam ilahi bertebaran dimuka bumi dan langit. Baru secuil yang dapat kita serap dan diadopsi dalam khasanah pembelajaran yang berbuah keilmuan dalam kehidupan peradaban manusia saat ini.

Oleh karena itu di butuh kekuatan leadership yang kuat diikuti kemauan politik negara, untuk menggerakkan seluruh potensi bangsa dan negeri ini untuk menghadapi pandemi global COVID-19. Sembari kita belajar dan mencari jawaban dari pandemi global COVID-19 untuk menemukan vaksinnya sesuai dengan keadaan alam dan lingkungan Indonesia.

Maka kita harus meminimalisir pergerakan berkembang biaknya virus COVID-19 di tengah-tengah kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan keagamaan kita, dengan menjalankan protokol kesehatan COVID-19 atas jawaban dari modus atau cara kerja COVID-19. Sehingga kita tidak terkunci dan terpenjara di ruang publik, yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak, khususnya dampak ekonomi, sosial, politik dan krisis keimanan dalam kehidupan keagamaan kita sebagai hamba Allah atau Khalifah di muka bumi ini. Tentu ini berpotensi semakin mengelapkan kita menemukan titik cahaya keluar dari perang pandemi global COVID-19.

Mari kita bersatu bangkit keluar dari ” ZONA NYAMAN”. Didepan mata kita telah nampak gaya dan budaya baru dalam kehidupan pergaulan sosial kita dengan menggunakan resep ” NUTRISI HIDUP NORMAL BARU “.
1. Memakai masker.
2. Rajin cuci tangan.
3. Jaga jarak.
4. Jaga kesehatan dengan istirahat yang cukup.
5. Makan makanan yang bergizi.
6. Akrab dengan teknologi digital dan internet dalam melakukan interaksi dan komunikasi di berbagai bidang kehidupan.
7. Meningkatkan kwalitas spritual keagamaan.

Semoga perayaan idul Fitri kali ini, tidak mengurangi esensi berlebaran di tengah pandemi global COVID-19. Ada berbagai hal baru dan kebiasaan baru dalam kehidupan sosial yang dapat kita ambil dari pembelajaran pandemi global COVID-19.

Saudaraku, mari kita tenadahkan tangan sembari merendahkan diri di hadapan Allah SWT dengan menghadirkan DOA terbaik kita. Memohon kepada Allah SWT pandemi global COVID-19 segera berakhir di seluruh penjuru dunia, khususnya di negeri kita… aamiin.

SELAMAT BERLEBARAN DAN SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf atas segala kekhilafan dan mari kita mengikuti himbauan pemerintah, mendukung pelaksanaan PSBB di daerah kita masing-masing. Dan mari secara disiplin melaksanakan protokol kesehatan COVID-19 dalam hubungan interaksi sosial kita. Khususnya dalam melakukan kunjungan silaturahmi pada saudara, tetangga dan teman-teman kita.

Prabumulih, 24 Mei 2020
Hasbi, Spd
Ketua Umum DPC PPMI Kota Prabumulih

About Post Author