25/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

MPUI-I Tegaskan Hentikan Pembahasan RUU HIP atau Umat Islam Kepung Senayan..!!!

Majelis Permusyawaratan Umat Islam Indonesia (MPUI-I) Tegaskan Hentikan Pembahasan RUU HIP atau Umat Islam Kepung Senayan, sehubungan dengan Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyerukan menolak RUU HIP (Haluan Ideologi Pancasila) itu jika TAP MPRS XXV/1966 Tentang pembubaran PKI tak dimasukkan dalam RUU itu. Bahkan MPUI-I (Majelis Permusyawaratan Umat Islam Indonesia) dan umat Islam menolak tanpa syarat apapun. Dan menuntut harus dihentikan pembahasannya.

“Terhadap materi muatan yang terdapat di dalam Pasal 7 RUU HIP terkait ciri pokok Pancasila sebagai Trisila yang kristalisasinya dalam Ekasila, PDI Perjuangan setuju untuk dihapus,” kata Hasto, sebagaimana dikutip dari kumparan.com. Ahad (14/6/2020).

Merespon hal itu, Juru Bicara Majelis Permusyawaratan Umat Islam Indonesia (MPUI-I) Ust. Asep Syaripudin mengatakan bahwa langkah PDIP telah diprediksi sebelumnya. “Dapat ditebak, titik tawarnya dengan memasukkan Tap MPRS No XXV tahun 1966, lalu yg lain menerima,” katanya.

“Padahal RUU HIP itu men-downgrade Dasar Negara yang ada dalam Pembukaan UUD 1945,” imbuh ustadz Asep melalui pesan singkatnya.

Menurutnya ketua API Jabar ini, pembahasan masuknya TAP MPRS pada RUU HIP sudah tidak penting lagi. Karena yang dituntut umat Islam adalah menghentikan pembahasan.

“Masuk atau tidak masuk TAP MPRS No XXV Tahun 1966, tidak perlu ada UU HIP, karena itu sudah jelas di Pembukaan UUD 1945,” ujarnya.

“Baik buruknya suatu produk undang-undang termasuk pasal-pasal UUD diukur dengan kesesuaiannya dengan Pembukaan UUD. Jadi hentikan Pembahasan RUU HIP atau Umat Islam akan kepung DPR RI” pungkasnya.

Sumber: suaraummat.net

About Post Author