27/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Inilah Ciri Para Pembenci Agama ALLAH dalam AL QUR’AN

Kajian Islam Selasa (Jisel) bersama Eggi Sudjana Mastal (ESM) kali ini akan menjelaskan Ciri – ciri Para kaum Pembenci Agama ALLAH dalam AL QUR’AN, dimana kondisi hari ini banyak pihak atau kelompok-kelompok yang membenci Umat Islam baik terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi ataupun bersembunyi dibalik lembaga ataupun konstitusi untuk menghancurkan umat Islam, tapi sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang bodoh sesuai dengan Firman ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA dalam QS.2. Al Baqarah ayat 130 : Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.

siapa mereka-mereka yang membenci Agama ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA yaitu ISLAM, jelas dan tegas dijelaskan Firman ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA dalam QS.2. Al Baqarah ayat 120 : Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

selain itu para kaum Munafik dan fasik ikut pula membenci Islam padahal mereka masih beragama Islam dan mereka itu sudah termasuk orang – orang yang Murtad baik langsung maupun tak langsung yang ciri-cirinya bertolak belakang dengan ciri-ciri orang beriman kepada ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA yang dijelaskan dengan tegas dan jelas dalam QS.5. Al Maidah Ayat 54 : Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.

Selain itu para kaum kolonialisme, kapitalisme, liberalisme dan Isme-isme lainnya yang menjadikan hawa nafsu sebagai Tuhannya juga sudah diingatkan ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA dalam QS. Al Jatsiyah ayat 23 : Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

Demikian pula dengan para kaum sosialisme, komunisme, fasisme dan isme-isme lainnya antitesa (lawan) dari Kaum Kapitalisme seperti yang dijelaskan diatas, yang bersumber dari filsafat-filsafat sesat yang menjadikan waktu dan logika akal sehat semata dijadikan Tuhan bagi mereka, hal ini juga sudah diingatkan ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA dalam QS. Al Jatsiyah ayat 24 : Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa”, dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.

Dan mereka-mereka itu diibaratkan oleh ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA seperti Anjing, yang dijelaskan dengan tegas dalam QS.7. Al A’raf Ayat 176 : Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.

Alhamdulillah ada peringatan-peringatan penting dari Allah Ta’ala yang memberikan semangat dan keteguhan bagi Ummat Islam. Di antaranya Allah Ta’ala berfirman dalam QS.61. Ash-Shaff Ayat 7-8 : “Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada Islam? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya”.

Dalam ayat yang lain, Allah Ta’ala menegaskan pula dalam QS.9. At-Taubah ayat 32 : ” Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai”.

Oleh karena itu Gerakan Besar Eggi Sudjana Mastal (GBESM) ini mengajak kepada seluruh Umat Islam Indonesia untuk benar-benar memahami Logika Alquran yang Dahsyat ini dan meyakini seyakin-yakinnya ALQURAN yang AGUNG ini adalah KITAB SUCI yang dijamin kebenarannya oleh ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA yang tidak ada keragu-raguan dalam meyakini Kitab Suci ALQURAN, demi untuk menciptakan generasi-genarasi bangsa Indonesia yang beriman dan bertaqwa hanya kepada ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA, Agar Indonesia kedepan seperti negeri yang telah diJanjikan ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA dalam QS.7 AL A’raf ayat 96 : Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

ESM mengajak kepada seluruh Umat Islam yang sadar akan ke-ISLAM-annya, MARI KITA MAKMURKAN MASJID – MASJID DI SELURUH INDONESIA, LURUSKAN DAN RAPATKAN SHAFT SHOLAT KITA DENGAN MEMBIASAKAN BERJAMAAH DI MASJID MENUJU INDONESIA BERTAQWA, INSHAA ALLAH DUNIA PUN BERTAQWA
Salam Takziem
Salam OST JUBEDIL (Objektif, Sistematis, Toleran, Jujur, Benar, Adil)

Bogor, 16 Juni 2020
EGGI SUDJANA MASTAL

About Post Author