04/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Covid 19 Cobaan bagi orang-orang yang tidak beriman dan bertaqwa kepada ALLAH

HKajian Islam Kamis 18/06/2020 bersama ESM dengan Metode OST JUBEDIL ( Objektif, Sistematis, Toleran, Jujur, Benar, Adil) dalam perspektif logika ALQURAN yang Agung dan Maha Dahsyat ini untuk dipahami alur (hubungan) antar ayat-ayat Alquran ini untuk manusia agar beriman dan bertaqwa kepada ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA yaitu Surah Alquran sebagai berikut :

QS.74 Al Mudattsir ayat 30, 31 : Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga) ; Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): “Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.

Terkait uraian diatas jika dihubungkan dengan kondisi hari ini dengan Wabah Covid 19 hanyalah cobaan bagi orang-orang kafir (Konflik/Konspirasi USA dengan CINA) agar kita jadikan sebagai pelajaran/renungan agar orang beriman semakin Yakin kepada ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA, Iman kita semakin bertambah Imannya, dan tidak ragu-ragu lagi akan kebesaran ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA.

Ukurannya implementasi ayat ini secara logika dalam konteks bernegara adalah kebijakan para pembesar-pembesar negeri yang dalam mengantisipasi Wabah Covid 19 yang menghimbau menjurus kepada pelarangan untuk beribadah ke masjid dengan melakukan penutupan masjid-masjid, yang menyedihkan sampai melakukan pelarangan beribadah Haji Tahun ini, tentunya ini fakta-fakta yang jelas bertolak belakang dengan ayat diatas yaitu mereka imannya berkurang dan ragu-ragu bahkan tidak yakin dengan janji Allah.

Padahal ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA sudah menjamin keamanan dan kebersihan Baitullah yang diterangkan dengan jelas oleh ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA dalam QS.2 Al Baqarah ayat 125 : Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud”.

Korelasinya dengan ayat-ayat berikut dibawah ini QS.2 ayat 26 : Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?”. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik,

QS.22 AL Hajj ayat 73 : Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.

QS.61. As-Shaff ayat 2, 3, 4 : Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? ; Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. ; Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.

QS.7 Al A’raf ayat 33 : Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui”.

QS.6. Al An’am Ayat 123 : Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.

Oleh Karena Itu Mari Kita Sadari Kekeliruan bangsa Indonesia ini Dengan Taubat Nasional Untuk Kembali Ke Uud 45 Yang Asli agar Persepsi , Kesadaran Dan Pentaatan Kita Mesti Sama Melalui Up Grading ASI (Alquran , Solat , Infaq) Ini Perintah Allah Subhahannahu Wa Ta Ala.

Untuk Itu Kepada Seluruh Umat Islam Indonesia Mari Kita Semua Bergerak Memakmurkan Masjid-Masjid Diseluruh Indonesia, Kita Hidupkan Alqur’an, Sholat Dan Infaq Di Masjid-Masjid, Luruskan Dan Rapatkan Shaft Sholat Berjamaah Kita. Inilah ASI (Alquran , Solat , Infaq) yang merupakan AGENDA UTAMA GB-ESM (Gerakan Besar-Eggi Sudjana Mastal) untuk menuju INDONESIA BERTAQWA, DUNIA PUN BERTAQWA.!

Bogor, 18 Juni 2020
Salam Taziem, Salam OST JUBEDIL
ESM = EGGI SUDJANA MASTAL
Koresponden Tlp/WA : 08551231959 / 08163121959

About Post Author