16/07/2020

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

ESM : Jangan Mengambil Hak Allah..!!

  • Dalam Kajian Islam Sabtu (JITU) kali ini ESM, terkait Manusia yang dengan sewenang-wenang telah mengambil hak ALLAH dalam membuat hokum-hukum positif di dunia yang tidak berdasar dan berlandaskan Firman ALLAH dalam ALQURAN yang Agung, Sesungguhnya segala makhluk yang berjalan di atas bumi yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman atas ke-ESA-an dan kesempurnaan kekuasaan ALLAH. Mereka itu suka mengkhianati janjinya dan mereka tidak takut atas akibat-akibatnya. Mereka tidak takut kepada Allah atas hukuman berkhianat. Contoh bagaimana NABI MUHAMMAD SAW dikhianati oleh Orang yahudi yaitu Bani Quraidhah yang telah mengingkari janji mereka kepada Rasul dan menolong kaum musyrik dalam peperangan Badr kemudian mereka berkata: Kami lupa dan kami telah berbuat salah. Kemudian mereka telah berjanji kedua kali dan mengingkari kembali pada perang Khandaq.

Peristiwa di zaman NABI MUHAMMAD SAW tersebut diatas, sama halnya dengan kondisi dan situasi yang saat ini bangsa Indonesia alami dengan bukti – bukti sejarah bahwa Partai Komunis Indonesia telah dua kali berupaya untuk meronrong dan mengkhianati Falsafah dan Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu Pancasila di Tahun 1948 dan 1965, tiada henti mereka terus berupaya untuk mengganti Dasar Negara kita dengan Ideologi Komunis atau sosialis dengan berbagai macam cara, baik yang terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi dibalik lembaga negara dan atau Konstitusi (Contoh RUU HIP) dengan berupaya keras menjauhkan Umat Islam dari ajaran ALQUR’AN DAN SUNNAH NABI MUHAMMAD SAW, karena hanya dengan cara melemahkan Aqidah Umat Islam Indonesia maka cita-cita kaum kafir itu dapat terwujud di Indonesia, Namun Alhamdulillah berkat rahmat ALLAH sehingga MUI, Ormas – ormas Islam dan Umat Islam cepat sadar dan tanggap akan situasi kondisi saat ini bahwa Agama dan Bangsa Indonesia sedang menghadapi ronrongan terselubung yang juga dapat diduga kuat sebagai bentuk makar kepada NKRI. Dan kembali hanya Umat Islam membuktikan kesetiaannya kepada Negara dan Bangsa Indonesia yang mampu mempertahankan Pancasila yang termaktub di dalam UUD 1945, hal ini kita semua telah diingatkan oleh ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA dalam ALQUR’AN, mohon sudikiranya dibaca dan dipahami ayat-ayat dibawah ini :

QS.8. Al-‘Anfāl Ayat 22 – Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun.

Ayat 55 – Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

Ayat 56 – (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).

Hal ini akan terus terjadi karena kesadaran Politik umat Islam yang begitu rendah maka perlu kita Up Grading ASI dengan pemahaman-pemahaman logika ALQURAN dengan metode OST JUBEDIL, selain itu diperparah dengan kondisi politik yang feudal, oligarki dan transaksional sehingga para kaum pemodal ini dapat mempergunakan harta bendanya untuk membeli suara rakyat dan pembesar – pembesar jahat di negeri ini sehingga Hukum-hukum ALLAH pun diabaikan terbukti sampai saat ini hokum – hokum ALLAH tidak pernah dapat ditegakkan padahal Hukum di Alam semesta ini adalah HAK ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA seperti yang dijelaskan dalam QS.6. Al-‘An`ām ayat 57 – “Katakanlah : Sesungguhnya aku berada di atas hujjah yang nyata (Al Quran) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik”.

Dikarenakan masih banyak Umat Islam Indonesia yang lalai dalam sholatnya, banyak yang tidak bisa membaca Alqur’an apalagi membayar zakat, infaq dan sodakoh maka saat ini kita sedang menjalani siksaan dari ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA seperti yang dijelaskan dalam QS.7 Al A’raf ayat 96 : “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.

Juncto QS.6 Al-‘An`ām ayat 65 – “Katakanlah : Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya)”.

Juncto QS.33 Al-‘Aĥzāb ayat 24 – “supaya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebennarannya, dan menyiksa orang munafik jika dikehendaki-Nya, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Sekali lagi ESM tidak menafsirkan ALQURAN tapi memformulasi secara intelektual dengan metode Teori ESM : OST JUBEDIL sebagai langkah meng-ADVOKASI ALQURAN yang telah dilecehkan di Negeri Ini, Hak ALLAH telah dirampas dan yang menyedihkan banyak umat Islam serta pemimpin-pemimpinnya yang membiarkan hal ini terus terjadi, wallahu a’lam bisshowab, semoga bermanfaat.

Salam Takziem
Salam OST JUBEDIL
GBESM = GERAKAN BESAR EGGI SUDJANA MASTAL
GERAKAN NASIONAL MEMAKMURKAN MASJID DAN MUSHOLLAH
INDONESIA BERTAQWA DUNIA BERTAQWA

20 Juni 2020
ESM = EGGI SUDJANA MASTAL
Advokat Senior/Ketua Dewan Pendiri PPMI/Dewan Pembina Pejabat