11/07/2020

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

DPLN PPMI Resmi terbentuk di Taiwan, Ari Yoga terpilih sebagai Ketua Umum

Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di negara tujuan butuh perlindungan dan perhatian yang baik dari pemerintah maupun organisasi pekerja. Upaya itu perlu dilakukan mengingat resiko yang membayangi buruh migran cukup besar. Untuk itu Dewan pengurus Luar Negeri Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (DPLN PPMI) bersama DPP PPMI dan LBH PPMI akan serius menangani persoalan buruh migran Indonesia di Luar Negeri Taiwan.

Alhamdulillah pada hari minggu tanggal 28 Juni 2020 waktu Taiwan, dilaksanakan Musyawarah beberapa orang Pekerja Migran Indonesia yang berada di Taiwan, bertempat di No. 21號, Zhongshan South Road, Zhongzheng District, Taipei City, 100, akhirnya terbentuklah Kepengurusan Dewan pengurus Luar Negeri Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (DPLN PPMI) TAIWAN Periode 2020 – 2025.

Adapun yang terpilih sebagai sebagai Pengurus DPLN PPMI Taiwan yaitu : Sdr. SAMSUL ARIFIN (Ari Yoga) Sebagai Ketua Umum, Sdri. RENITA WIBOWO Sebagai Wakil Ketua Umum, Sdri. IFA NUR FATIMAH Sebagai Sekretaris Umum, Sdri. YULI NOVITA SARI Sebagai Wakil Sekretaris Umum dan Sdri. LINA SULIYATIN Sebagai Bendahara Umum serta beberapa Pengurus lainnya yang telah di buatkan Surat Keputusan DPP PPMI Nomor : Nomor : 065. AP/KPTS/DPP – PPMI/VI/ 2020 tertanggal 30 Juni 2020 yang ditanda tangani oleh Daeng Wahidin Sebagai Presiden PPMI dan Drs. Zulkhair, MM sebagai Sekretaris Jenderal PPMI Periode 2017 – 2022 M

Tentunya Perlindungan dan Advokasi setiap permasalahan yang di alami oleh PMI yang berada di Taiwan adalah Tugas penting DPLN PPMI Taiwan demi Terbinanya pekerja yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, profesional, dihargai harkat dan martabatnya, memiliki daya tawar yang tinggi, terlindungi hak-hak dan kepentingannya secara adil, terpenuhi kesejahteraannya serta tumbuhnya rasa persaudaraan yang tinggi diantara pekerja, sesuai dengan tujuan PPMI.

Untuk mendukung upaya tersebut Ketua Umum DPLN PPMI Taiwan Ari Yoga mengatakan pemerintah harusnya memperkuat peran atase ketenagakerjaan yang bertugas melayani tenaga kerja termasuk perlindungan bagi buruh migran yang berada di Taiwan. Atase ketenagakerjaan juga bertugas mendata pekerja migran Indonesia, penilaian terhadap mitra usaha atau agen dalam mengurus dokumen pekerja migran, advokasi, legislasi perjanjian atau kontrak kerja dan pembinaan, yang selama ini belum maksimal dilaksanakan oleh Pemerintah apalgi menindak tegas oknum-oknum agen pekerja migran yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, Semoga dengan keberadaan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) di Taiwan dapat menjadi wadah perjuangan hak-hak Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, tegas Ari Yoga

UU No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia mengatur tugas atase ketenagakerjaan. Misalnya, atase ketenagakerjaan wajib melakukan verifikasi terhadap mitra usaha dan calon pemberi kerja. Berdasarkan hasil verifikasi itu atase ketenagakerjaan menetapkan pemberi kerja dan mitra usaha yang bermasalah dan mengumumkannya secara berkala. Pejabat yang ditunjuk sebagai atase ketenagakerjaan harus memiliki kompetensi ketenagakerjaan dan status diplomatic harus lebih sering disosialisasikan kepada Pekerja Migran atau calon pekerja migran selain itu biaya yang dipungut oleh agen-agen yang sewajarnya sehingga tidak membebani PMI, Kata Renita Wibowo Wakil Ketua Umum DPLN PPMI Taiwan menambahkan.

Pelaksanaan pembentukan kepengurusan tersebut ditutup dengan makan dan do’a bersama, semoga para pekerja migran Indonesia sebagai pahlawan devisa yang berada di Taiwan selalu diselamatkan, dilindungi dan diridhoi Allah SWT.. Aamiinnn