30/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Gerakan Besar Untuk Indonesia Bertaqwa (Edisi Kelima) UP Grading Birokrasi..

UPGRADING BIROKRASI..
Upgrading Birokrasi diberikan kepada :

1. Presiden, Wakil Presiden, dan Kabinetnya
2. MPR, DPR, DPD, dan DPRD
3. TNI dan Polri
4. Ulama dan Tokoh Masyarakat
5. Guru dan Pendidik Bangsa
6. Parpol, LSM, dan Ormas

Semua mereka itu dikenalkan, diajarkan dan di didik mengenal Al Quran, Shalat, dan Infak yang pada intinya kesemua komponen atau elemen masyarakat tersebut untuk mencapai Visi dan Misi sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Oleh karena itu, landasaan di dalam mengenalkan, mengajarkan, dan mendidik ASI telah digariskan dalam (QS 35 : 29).

Qur’an Surat Faathir ayat 29 : ” Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan Shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.”

Dan hadist Nabi SAW : “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”(HR Al-Bukhari)

PENGELOLAAN DANA..
Negara di dalam menjalankan Visi dan Misi sebagaimana telah disebutkan, didalam program pengelolaan dananya diawali dengan upaya kerja keras oleh para ahli ekonomi islam dengan upaya kerja keras pengelolaan dana dalam negeri tanpa utang, yaitu melalui:

1. APBN dan APBD
2. Pajak
3. ZIS
4. CSR (seperti tersebut sebelumnya dalam lingkaran Pengelolaan Dana)
5. Donatur

Potensi dana dari semua elemen tersebut diupayakan maksimal untuk menjalankan roda pemerintahaan yang dipimpin dengan pola sebagaimana masa Rasulullah SAW. Didikan Rasulullah lewat ASI melahirkan insan-insan berkualitas dan berkarakter :
• Adanya Abu Bakar sebagai simbol ulama untuk mengantisipasi simbol ke-Samirian (gila kehormatan)
• Adanya Umar sebagai simbol Pejabat untuk mengantisipasi symbol ke-Fir’aun-an (gila jabatan)
• Adanya Usman sebagai simbol Konglomerat untuk mengantisipasi simbol ke-Qorun-an (gila harta)
• Adanya Ali sebagai symbol Teknokrat untuk mengantisipasi symbol ke-Hamman-an (gila pengetahuan)

Sebaliknya orang-orang (manusia) yang tidak terdidik melalui ASI, mengabaikan Allah dan Rasul-Nya, maka mereka adalah Samiri yang gila kehormatan; Fir’aun yang gila jabatan; Qorun yang gila harta, dan Hamman yang gila pengetahuan.

Dengan menjalankan kenegaraan melalui roda pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden maka Bangsa Indonesia akan melahirkan Sumber daya manusia (SDM) yang:

1. Takwa dan Rendah hati
Qur’an Surat Al Baqarah ayat 97 :
Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.

2. Sabar
Qur’an Surat Al Baqarah ayat 153 :
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

3. Cerdas
Qur’an Surat Al Isra ayat 9 :
Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.

4. Produktif
Qur’an Surat Al Anfal ayat 65 :
Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.

Qur’an Surat Al Anfal ayat 66 :
Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.

5. Penyayang
Qur’an Surat Al Alfatihah ayat 3 : Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

6. Memberi dan Berani :
Qur’an Surat Ali Imron ayat 92 :
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Qur’an Surat Ali Imron ayat 146 :
Dan betapa banyak Nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikutnya yang bertaqwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.

7. Berakhlak mulia
Qur’an Surat Al Qalam ayat 4 :
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

Bersambung…….

Bogor, 24 Juli 2020
Prof. DR. H. Eggi Sudjana Mastal
Advokat Senior/Ketum TPUA/Ketua Dewan Pendiri PPMI

About Post Author