04/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Renita Wibowo Ketum PPMI Taiwan Mengapresiasi Kinerja Bareskrim, KDEI dan BP2MI

Terkait beberapa permasalahan Pekerja Migran Indonesia di Luar Negeri yang tidak pernah henti-hentinya terus terjadi melanda dunia ketenagakerjaan Kita. SATGASPMI, Bareskrim Mabes Polri, KDEI dan BP2MI cukup tanggap dalam menindaklanjuti beberapa pengaduan dari DPLN PPMI Taiwan.

BP2MI bernama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), yakni lembaga pemerintah nondepartemen yang berfungsi melaksanakan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri secara terkoordinasi dan terintegrasi. Istilah TKI kini diubah menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam acara Webinar yang diselenggarakan oleh KDEI beberapa waktu lalu, Renita Wibowo Ketua Umum DPLN PPMI Taiwan yang baru saja disahkan kepengurusannya oleh DPP PPMI. Sangat mengapresiasi KDEI atase ketenagakerjaan Pak. Norman, BP2MI, Bareskrim Mabes Polri dan Intansi terkait lainnya yang cukup responsive atas semua pengaduan yang selama ini DPLN PPMI Taiwan sampaikan, maka dari itu atas nama DPLN PPMI Taiwan kami ucapkan terima kasih semoga langkah-langkah baik dan responsive dari Instansi terkait dapat memberikan perlindungan yang nyata bagi Pekerja Migran Indonesia yang beradu nasib di Taiwan, sebagai pahlawan devisa PMI wajib kita jaga harkat dan martabatnya demi kejayaan NKRI, kata Renita Wibowo berapi-api

Dewan Pengurus Pusat Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (DPP PPMI) yang dipimpin oleh Presiden PPMI Daeng Wahidin beberapa hari yang lalu mendatangi Markas Bareskrim Mabes Polri bersama Ketua Dewan Pendiri PPMI Prof. Dr. H. Eggi Sudjana Mastal, SH.MS.i mengadukan beberapa permasalahan Pekerja Migran Indonesia di taiwan (26/08/20). Yang diterima langsung diruangan Ka.Bareskrim Mabes Polri Bapak Komisaris Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Dalam pertemuan yang santai dan penuh rasa persaudaraan tersebut, Ka.Bareskrim Mabes Polri menyatakan bahwa “Praktik para mafia pekerja migran tidak akan ditoleransi. Eksploitasi manusia yang terjadi selama beberapa dekade terakhir ini akan kita hentikan. semuanya akan kami proses sesuai dengan prosedur yang berlaku, Saat ini adalah momentum untuk melenyapkan semua praktek-praktek yang merugikan PMI kita diluar negeri. Permasalahan ini harus kita hadapi bersama-sama dan saya mohon dukungan dari rekan-rekan DPP PPMI (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia),” ujar Kom.Jend.Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si

DPP PPMI mengadukan kepada Bareskrim, KDEI, dan BP2MI beberapa PJTKI bermasalah yang berdomisili di Cirebon, Kota Bekasi, Malang dan Agency – Agency lainnya di Taiwan karena sebelumnya DPP PPMI juga telah melaporkan kejadian ini ke DIRJEN BINAPENTA Kementerian Tenaga Kerja RI, Direktorat Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja dan Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Dan Bantuan Hukum Indonesia. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, TETO (KDEI) serta BP2MI.

Alhamdulillah semua Instansi terkait siap bersinergi dengan DPP PPMI dan DPLN PPMI dalam menangani permasalahan Pekerja Migran Indonesia yang ada di luar negeri. Selain itu DPP PPMI juga siap bersinergi dengan Bareskrim Mabes Polri, BP2MI dan SATGAS PMI untuk memberantas praktek-praktek kotor dari mafia-mafia Sindikat Pengiriman pekerja migran Illegal, dan kami pastikan siap mendukung kinerja SATGAS PMI, Bareskrim Mabes Polri, Kepala BP2MI dengan Solidaritas, totalitas dan kapasitas yang kami miliki, tegas Daeng Wahidin Presiden PPMI Periode 2017 – 2022.

About Post Author