26/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Menyambut Cahaya Kemenangan Lewat Maulid Nabi Muhammad saw

Oleh: Luluk Kiftiyah
Member AMK

Bulan Rabiulawal memiliki arti khusus bagi umat Islam, karena pada tanggal 12 Rabiulawal tahun Gajah adalah lahirnya Nabi Muhammad saw. Saat ini bertepatan hari kamis tanggal 29 Oktober 2020 M atau 12 Robiulawal 1442 H umat Islam menyambut peristiwa kelahiran Baginda Rasulullah saw atau yang biasa disebut dengan istilah “Peringatan Maulid Nabi saw.”

Seiring dengan peringantan Maulid Nabi, maka seiring pula kita harus meneladani seluruh tabiat beliau. Bagaimana beliau mencontohkan kemanusiaan yang sangat tinggi, misalnya keteladanan dalam mempererat ukhuwah Islamiyah antara kaum Anshor dan kaum Muhajirin pada saat itu.

Kemudian dalam hal kepemimpinan, beliau sangat adil kepada siapa pun. Hal ini karena hukum yang diterapkan adalah hukum dari Allah (syariat Islam)yang paham karakter manusia itu sendiri. Berbanding terbalik dengan hukum buatan manusia atau bahkan hukum peninggalan kolonial Belanda.

Dalam Islam setiap jiwa wajib mendapatkan pengayoman yang layak dan perlindungan keselamatan jiwanya. Tidak ada hukum tumpul ke atas dan tajam kebawah, tidak ada hukum pisau dapur dimana dia yang beruang dia yang menang. Itulah indahnya jika syariat Allah diterapkan.

Kebenaran itu datangnya dari Allah dan kita dianjurkan untuk tidak ragu dengan kebenaran itu, firman Allah QS Al hujurat ayat 15:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ
” Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.”

Meyakini bahwa aturan-aturan Allah berlaku untuk keselamatan hidup di dunia dan akhirat. Percaya bahwa Islam, Al-quran akan menyelamatkan kita. Keyakinan ini harus 100 persen tidak boleh sedikitpun ragu. Dengan keyakinan tersebut harus ada bukti menyerahkan diri kita, mau diatur dalam semua hal dengan syariat Islam tanpa ada kecuali.

Karena itu umat muslim harus berlaku tegas untuk tidak menerima kezaliman. Seperti yang kita tahu, di bulan kelahiran Rasulullah saw muncul lagi penghina nabi. Sikap kita sebagai muslim yang bertakwa harusnya punya ghirah (kecemburuan) dan pembelaan terhadap Islam dan baginda Rasulullah junjugan kita Muhammad saw.

Cinta adalah ittiba’, dan jika kita mengaku cinta pada nabi maka harus ada pembuktian yaitu dengan meneladani perilaku Rasulullah saw dalam segala aspek kehidupan. Meskipun saat ini masih ada beberapa bagian hukum Allah yang belum terlaksana.

Oleh karena itu, kewajiban kita adalah mendakwahkannya agar nashrullah segera tiba dan insya allah penerapan syariat secara sempurna itu pasti akan segera terwujud dalam naungan Khilafah ‘ala Minhaj an-Nubbuwah.

Bunga mawar bunga melati
Cinta nabi tanpa tapi, tanpa nanti
Wujudkan risalah illahi.
Tegakkan keadilan
Lenyapkan kezaliman.

Wallaahu a’lam bishshawab.

About Post Author