29/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

BUKU CAHAYA KEHIDUPAN


Oleh : Shofi Lidinilah (Mahasiswi Bandung)

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, kebiasaan masyarakat dalam hal membaca buku mulai menurun. Salah satu manfaat dari perkembangan teknologi yaitu mendapatkan informasi dengan cepat. Tetapi di sisi lain, banyak sekali informasi hoax yang tersebar dengan mudah
Pada zaman tahun 90an informasi yang kita terima masih tersedia dalam koran dengan sumber yang terpercaya. Banyak sekali masyarakat yang membeli koran untuk membaca berita tetapi karena adanya internet, informasi mudah didapatkan dan minat untuk membaca koran pun menurun.

Sama halnya dengan membaca buku, para siswa lebih senang mencari informasi di internet dibanding mencari informasi di buku karena praktis dan jawaban lebih cepat didapatkan. Buku merupakan salah satu sumber informasi yang akurat, dapat dipercaya dan dapat dipertanggungjawabkan atas informasi yang tertulis sehingga peluang untuk berita hoax sangat minim
Buku yang tersebar di berbagai perpustaan mulai menurun dan tidak memenuhi standar nasional. Kepala Dinas Arsip dan Keperpustakaan Kabupaten Bandung mengakui, perpustakaan Kabupaten Bandung memiliki 25.000 eksemplar dari 11.000 judul buku dan 2.500 e-book. Ketentuan standar nasional untuk perpus daerah minimal 50.000 judul buku. (Ayobandung.com, 23/10/20)

Kurangnya minat membaca buku bisa terjadi karena faktor fasilitas dan sarana yang kurang memadai. Jika fasilitas dan sarana terpenuhi maka minat membaca buku akan meningkat. Sebagaimana pada zaman keemasan Islam, kemajuan teknologi tidak membuat minat membaca buku berkurang bahkan banyak sekali penulis muslim yang berlomba-lomba menulis dan mencari informasi dari penulis sebelumnya lalu dikembangankan. Disamping itu, upah untuk menulis buku sangat besar, semakin banyak tulisan maka semakin mahal bayarnya karena buku ditimbang dalam ukuran gram emas.

Negara perlu memperhatikan fasilitas dan sarana untuk meningkatkan kemampuan literasi, supaya pola dan kerangka berfikir masyarakat semakin tajam dan cemerlang. Tidak menelan mentah-mentah informasi yang didapatkan. Untuk melestarikan informasi pengetahuan yang didapatkan maka salah satu caranya yaitu ditulis dan dijadikan buku agar genarasi penerus bangsa dapat mengamalkan maupun menjadi rujukan.

Semua ini akan terwujud bila Islam berada ditengah-tengah umat. Wallahu a’lam bishshawab.

About Post Author