06/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Perubahan Hakiki, Urgen Direalisasi

Oleh: Etti Budiyanti
Member Akademi Menulis Kreatif dan Komunitas Muslimah Rindu Jannah

UU Cipta Kerja kini resmi diundangkan. Jumlah halaman final menjadi 1.187 lembar, dimana sebelumnya berubah-ubah dari 1.028, 1.052, 1.035, bahkan 935. UU Cipta Kerja ini disahkan Presiden Joko Widodo lewat tanda tangan tertanggal 2 November 2020. Tanda tangan presiden ada di halaman 769. Selain itu ada tanda tangan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly serta Lydia Silvana Djaman selaku Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Setneg.

Baru kali ini ada produk hukum, setelah disahkan oleh DPR, mengalami revisi hingga berlembar-lembar halaman. Bahkan dari awal pembuatan pun sudah mengalami polemik. UU yang sudah setahun lalu diajukan ke DPR, sebenarnya sudah mengalami penolakan masyarakat. Tapi pemerintah bagaikan peribahasa anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Tetap bersikukuh mengupayakan terbitnya UU penuh kezaliman ini, dengan dalih investasi. Inilah salah satu bukti busuknya demokrasi. Kebijakan tak lagi didedikasikan demi rakyat, tapi malah demi asing dan korporasi.

Kondisi dunia saat ini pun nyaris sama. Semua terdampak pandemi. Krisis ekonomi berulang di mana-mana. Bahkan pemilihan presiden di Amerika beberapa waktu lalu pun mengalami polemik. Pernyataan nyeleneh Trump bahwa dirinya menang sebelum perhitungan selesai, justru menunjukkan ciri-ciri demokrasi sedang sakaratul maut. Menunggu detik-detik kematiannya. Dan menunggu terjadi perubahan.

Syekh Ahmad Athiyat dalam bukunya At Thariq menjelaskan bahwa untuk mewujudkan perubahan harus ada pemahaman dan kesadaran atas realita yang rusak serta keberadaan realita yang akan menggantikan realita yang rusak tersebut.

Dari fakta-fakta kerusakan dan kemudharatan kemudaratan akibat demokrasi, negeri ini bahkan dunia sudah semestinya menyadari bahwa kini saatnya mengadakan perubahan. Tentunya kesadaran umum untuk mengadakan perubahan hakiki.

Perubahan hakiki adalah perubahan yang tegak di atas ideologi sahih yang memuaskan akal dan sejalan dengan fitrah manusia yaitu perubahan ke arah Islam.

Perubahan inilah yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah saw. dan wajib diteladani. Beliau berhasil mengubah masyarakat jahiliah yang rusak menjadi masyarakat Islam yang beradab dengan perubahan total dan fundamental. Bukan hanya perubahan individual tetapi perubahan sistem kehidupan.

Ada 4 hal yang menjadi kunci keberhasilan jalan menuju perubahan hakiki:

  1. Harus ada kesadaran umum dan dukungan rakyat.
    Upaya mewujudkan kesadaran umum adalah menjelaskan kepada umat tentang kerusakan ideologi kapitalisme dan sosialisme kemudian menjelaskan keunggulan ideologi Islam. Kesadaran umum di tengah-tengah umat tersebut akan mendorong lahirnya opini umum.
  2. Harus ada master plan dan road map yang jelas dan komprehensif.
    Master plan adalah gambaran yang jelas mengenai design sistem yang akan dibangun. Tahap demi tahap yang harus ditempuh untuk mencapai perubahan. Memuat konsepsi rinci dan praktis tentang sistem pemerintahan Islam, sistem sosial Islam, sistem pendidikan Islam, sistem politik dalam negeri dan luar negeri Islam serta sistem-sistem lain yang diperlukan dalam membangun Khilafah Islamiyah. Road map adalah metode yang harus ditempuh untuk mewujudkan master plan tersebut.
  3. Harus ada kelompok (hizb atau jama’ah) yang memperjuangkan perubahan tersebut secara terus menerus dan konsisten.
  4. Harus ada dukungan dari pemilik kekuatan (ahlu al quwwah) kepada gerakan perubahan tersebut melalui pemikiran dan kesadaran politik.

Indonesia pun butuh perubahan hakiki. Sistem demokrasi selama ini telah membuktikan bahwa jika perubahan terjadi hanya pada wajah pemimpin atau rezim dan tidak disertai dengan tatanan hukum dan peraturan (sistem), maka akan menciptakan wajah baru rezim namun tidak banyak perubahan pada kebijakannya. Kebijakan tetap dikendalikan oleh sistem kapitalisme yang terbukti cacat dan merusak.

Kini saatnya kita beralih kepada sistem Islam. Sistem yang telah terbukti mampu menyatukan 2/3 dunia. Sistem yang bila diterapkan secara kafah mampu menyejahterakan umatnya dengan peradaban yang tinggi dan mampu memimpin dunia. Oleh karena itu perubahan hakiki, urgen direalisasi. Dan semua tergantung kepada diri kita sendiri, sesuai dengan firman Allah Swt. surat ar-Ra’d [13]: 11:

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri.” (QS. ar-Ra’d [13]: 11)

Wallahu a’lam bishshawab

About Post Author