04/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Fasilitas Kesehatan Kini, Hanya Untuk Kaum Kapitalis


Oleh: Nita Nuraeni | Ibu Rumah Tangga Pendidik Generasi

Rumah sakit adalah sebuah institusi perawatan kesehatan profesional yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat , dan tenaga ahli kesehatan lainnya. Selayaknya sebuah rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang sama terhadap para pasiennya.

Peresmian gedung Alamanda oleh Bupati Bandung Dadang M Naser yang merupakan gedung rawat inap baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya baru-baru ini, menurutnya RSUD Majalaya termasuk rumah sakit yang lengkap dan menjadi rumah sakit tipe B karena sudah di lengkapi dengan dokter spesialis dan infrastrukturnya pun menunjang.

Dikutip dari Notif.Id, Rabu, 11 November 2020, Dadang M Naser mengatakan, “Alhamdulillah pada kesempatan kali ini, kami telah meresmikan Gedung Alamanda. RSUD Majalaya ini telah menjadi rumah sakit yang luar biasa bagus untuk rumah sakit daerah. Bahkan ruang inap kelas tiganya saja memiliki fasilitas seperti hotel,”
Direktur RSUD Majalaya Tuty Heryati pun mengungkapkan, pembangunan Gedung Alamanda menghabiskan anggaran sebesar 44 miliar, sebuah nilai yang sangat fantastis untuk sebuah Rumah Sakit Umum Daerah yang memakan waktu sekitar 5 tahun. Lamanya waktu pembangunan, dikarenakan adanya relokasi pasien inap.

Jika ditelisik lebih jauh, bukankah pembuatan gedung mewah hanya akan dinikmati oleh para orang kaya? Karena sudah pasti masyarakat yang punya uanglah yang akan menikmati fasilitas mewah dari sebuah pelayanan apapun termasuk pelayanan rumah sakit. Sistem kapitalis yang saat ini berkembang tentu saja hanya akan menguntungkan salah satu pihak saja, yakni para pemilik modal dan para penguasa.

Masyarakat kecil sudah dipastikan tidak akan bisa menikmati layanan kesehatan dalam lingkup kapitalisme karena sudah jelas dalam sistem ini asas manfaatlah yang dijunjung tinggi. Pembuatan atau pembaruan gedung rumah sakit hanya akan menambah pengeluaran masyarakat karena sudah pasti akan merogoh kocek yang dalam padahal sejatinya pelayanan kesehatan harusnya difasilitasi oleh negara.

Pada masa khilafah, konsep jaminan kesehatan adalah berasal dari Allah SWT, bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, guna mensejahterakan kemaslahatan umat di alam semesta ini. Karena pelayanan kesehatan adalah pelayanan dasar publik yang mana jasa kesehatan adalah jasa sosial yang mencakup kemaslahatan umat. Negara bertanggung jawab penuh atas pelayanan kesehatan ini baik bagi yang kaya maupun yang miskin, semua merata tidak dibeda-bedakan. Diberikan secara cuma-cuma dengan kualitas yang terbaik.

Berbeda dengan pelayanan kesehatan dalam sistem kapitalis yang mana masyarakat dijadikan objek bisnis semata. Pelayanan sistem khilafah adalah pelayanan kesehatan terbaik sepanjang masa, karena menerapkan Islam secara sempurna (kaffah).
Rasulullah SAW. Bersabda :
“Imam (Khalifah) yang menjadi pemimpin manusia, adalah (laksana) penggembala. Dan hanya dialah yang bertanggung jawab terhadap (urusan) rakyatnya.” (HR. Al Bukhari).

Hanya di bawah naungan khilafahlah semua aspek akan berjalan sesuai dengan kaidahnya, tidak akan ada ketimpangan lagi dalam segi apapun. Inilah gambaran jaminan kesehatan dalam sistem islam yang mampu menjadi rahmat bagi seluruh alam dan menghasilkan kecemerlang yang berasal dari Al-qur’an dan As-Sunnah. Wallahu’alam bishshowab

About Post Author