29/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Islam Solusi Paripurna Atasi Corona

Oleh : Ilvia Nurhuri
(Mahasiswi dan Aktivis Dakwah)

Hari demi hari kasus positif Corona (Covid-19) di Indonesia semakin bertambah. Dikutip dari prfmnews.id (14/11/2020), setelah bertambah 70 kasus pada Jum’at 13 November 2020 kemarin, maka pada Sabtu 14 November 2020, kasus positif Corona di Kabupaten Bandung bertambah sebanyak 52 kasus. Sehingga sampai saat ini kasus korban positif di Kabupaten Bandung mencapai 1.469 kasus.

Dibalik kasus Covid-19 yang semakin melonjak ini, pemerintah justru merencanakan sekolah yang akan dibuka secara bertahap. Bukannya menghentikan atau mencegah klaster yang semakin bertambah, justru pemerintah malah membuka lahan agar kasus Covid-19 ini berpeluang besar untuk bertambah lagi.

Pemerintah Kabupaten Bandung berencana untuk kembali membuka sekolah untuk ajaran tatap muka. Bupati Bandung, Dadang M. Naser mengakui, saat ini sekolah tatap muka tengah dalam tahap perencanaan. Dadang menyebut nantinya setiap SMP dan SMA di setiap Kecamatan bisa melakukan pembelajaran tatap muka. Hingga akhirnya semua sekolah bisa melakukan tatap muka. (republika.co.id, 17/11/2020)

Alhasil, pemerintah melakukan kebijakan yang berlawanan. Karena jika sekolah-sekolah dibuka maka kemungkinan besar klaster baru akan terjadi dan bertambah lagi. Walaupun nantinya protokol kesehatan dilakukan untuk kewaspadaan, namun faktanya hal itu tidak dapat dijadikan solusi. Telah jelas bahwa pemerintah tidak mempunyai langkah yang tepat dalam menangani wabah. Hal ini disebabkan karena sistem yang dipakai oleh pemerintah saat ini adalah sistem demokrasi sekularisme. Sistem yang menganut asas manfaat dan mementingkan kelompok tertentu saja. Sehingga kesehatan dan jiwa rakyat tidak dijadikan hal yang prioritas.

Berbeda dengan sistem Islam. Pada masa Rasulullah Saw., permasalahan seperti ini pernah terjadi. Mengingat kejadian di masa Rasulullah Saw. pada saat itu terjadi wabah pes dan lepra yaitu penyakit menular berbahaya yang tidak jauh berbeda seperti virus Covid-19. Kebijakan yang dilakukan oleh Islam adalah dengan melakukan karantina wilayah baik ke dalam maupun ke luar wilayah, sehingga wabah tidak menyebar.

Diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah Saw. bersabda:
“Larilah dari orang yang sakit lepra, sebagaimana kamu lari dari singa.”

Dengan kata lain, pada saat itu Rasulullah Saw. melakukan isolasi total. Sebagaimana yang kita kenal saat ini dengan istilah lockdown.

Isolasi total atau lockdown adalah solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan virus ini. Namun disaat masa lockdown, pemerintah Islam menyediakan dan memenuhi kebutuhan umat dari segi pangan, papan, dan pendidikan. Sehingga kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi.

Rasulullah Saw. selalu berpegang teguh terhadap Islam, karena terbukti Islam mampu menyelesaikan solusi dengan tuntas. Jelas bahwa Islam bisa menyelesaikan permasalahan virus Covid-19 yang terjadi saat ini. Oleh karena itu sudah selayaknya umat Islam mampu menjalankan kehidupan dengan aturan Islam. Aturan yang paripurna dalam bingkai Khilafah ‘ala Minhajin Nubuwwah.

Wallahu’alam bishawab.

About Post Author