04/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Seri Kolom ForJIS ___________@๐Ÿ’–๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Seorang pedeta yahudi yang jengkel terhadap mahluk DEMOKRASI menggambarkan Demokrasi sebagai Atheisme tanpa batas alias atheisme agung yg tertinggi.

Kejengkelannya terhadap demokrasi yang digambarkan sebagai pembunuh agama2 khususnya Agama Kristen di Eropah sejak abad pertengahan.

Tapi pada akhir narasi Pendeta tersebut menjelaskan bahwa lawan tanguh Demokrasi adalah ISLAM sebab Islam Tumbuh dan terpelihara karena Tauhidnya mengajarkan Sholat 5 waktu, sehingga
Demokrasi kelelahan menghadapi Islam.

Virus sekularisme, liberalisme melalaui pintu Demokrasi menjadi tumpul dibuatnya.

Jadi kira kira menurutnya semua agama di berbagai Negara akan tewas menghadapi Demokrasi kecuali ISLAM (redaksi).

Jadi Pertempuran peradaban saat ini adalah Islam vs Demokrasi.

Sabda Nabi yang berbunyi: Al-islamu yaโ€™lu wala yuโ€™la โ€˜alaih: Islam senantiasa unggul, dan ia tidak akan terungguli. Terkomfirmasi.

Cuma sayang sekarang masih berlaku sabda Nabi Rasulullah SAW yang mengibaratkan keadaan umat Islam, “Seperti buih di lautan, Lemah tak berdaya, walaupun banyak jumlahnya.”

Khususnya di Indonesia, masih dalam nafsu Dialektika Kanan, umat Islam bangsa ini belom masuk sepenuhnya dalam Dialektika Tengah, yang sepertinya menjadi Takdir Bangsa ini.

DAN Lebih berat lagi bangsa ini belom sadar, bahwa saat ini dibelakang jargon Demokrasi adalaH MESIN KAPITALISME. Demokrasi menjadi pintu atau Proxy Kaum Kapitalis memgexplorasi suatu Bangsa. New Imprealism (baca Soekarno)

@mnlapong
@23Desember2020

#backToUUD45Asli

Https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10217700091189324&id=1091421609&sfnsn=wiwspwa

About Post Author