29/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Hadapi Varian Baru Covid-19, Rakyat Butuh Perlindungan Negara

Oleh Tri Sundari, A.KS
Member AMK dan Pendidik Generasi

Saat rakyat masih dihantui rasa khawatir karena pandemi Covid-19 yang belum usai, kini muncul varian baru Covid-19 yang sangat mudah menular dan disinyalir lebih berbahaya dari varian lama.

Dilansir dari Kompas.com, 30/01/2021
Varian baru virus corona dari Inggris yang diberi nama B117, telah menyebar ke banyak negara, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Thailand yang telah melaporkan adanya varian baru virus itu.

Menurut Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, ada beberapa bukti bahwa B117 bisa lebih mematikan dari varian lainnya, selain lebih menular.

Sementara itu, di Indonesia belum ada laporan mengenai varian B117 dari Inggris tersebut. Satu jenis mutasi yang sudah banyak ditemukan di Indonesia, yaitu D614G. Varian D614G yang juga lebih menular tersebut telah terdeteksi di Indonesia pada April 2020 di sejumlah wilayah, seperti Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan Utara.

Menurut epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman, varian baru Covid-19 dari Inggris itu, diduga telah menyebar ke Indonesia. Apalagi dikabarkan telah masuk di negara tetangga Indonesia yakni Singapura.
(iNewsJateng.id, 29/12/2020)

Di tengah merebaknya berbagai virus varian baru Covid-19, ternyata kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dari China, tetap terpantau masuk ke Indonesia. Sebanyak 153 WNA dari China masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu (23/1/2021).

Masuknya WNA dari China, di tengah larangan WNA dari seluruh dunia memasuki Indonesia, menjadi perbincangan publik. Tidak hanya kali ini, sebelumnya pada 2020, WNA asal China juga pernah masuk ke Indonesia, khususnya ke Sulawesi Tenggara, di tengah larangan masuknya WNA dari seluruh dunia ke dalam negeri.
(Kompas.com, 25/01/2021)

Pemerintah, sejatinya mengutamakan keselamatan warga negaranya, dibanding mencari keuntungan dari sisi ekonomi. Saat varian baru Covid-19 makin mendekat, dan diduga sudah menyebar di Indonesia, pemerintah harus bertindak tegas, dengan melarang WNA dari manapun memasuki Indonesia. Tidak seperti yang terjadi saat ini, justru WNA China melenggang masuk melalui pintu resmi.

Dalam sistem kapitalis, hanya melihat dari sisi materi maupun keuntungan semata, sementara rakyat harus menanggung dampaknya. Sejatinya perlindungan terhadap rakyat harus menjadi pertimbangan utama kebijakan. Salah satu caranya, dengan melarang total masuknya orang asing ke wilayah Indonesia.

Rasulullah Saw. bersabda, “Jika kalian mendengar tentang wabah-wabah di suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi jika terjadi wabah di suatu tempat kalian berada, maka janganlah kalian meninggalkan tempat itu,” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Hadist tersebut telah menjelaskan bahwa warga yang tinggal di daerah wabah tidak boleh keluar dari wilayahnya. Warga negara China sebagai asal virus Covid-19 seharusnya tidak memasuki negara lain saat virus Covid-19 belum sepenuhnya hilang, karena dikhawatirkan dapat menular pada penduduk negeri yang dia kunjungi.

Wallahu a’lam bishawwab

About Post Author