26/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Bom Bunuh Diri dan Penggiringan Opini Tentang Islam.

Oleh Tinah Sholihah
Ibu Rumah Tangga dan Aktivis Emak Ideologis

Duarrr…, bom meledak lagi. Tepatnya di depan Gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan pada hari Minggu, 28 Maret 2021. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, selain dua orang pelaku. Sedangkan 19 orang lainnya luka-luka.

Dikutip dari (Kompas.com), ledakan itu terjadi saat peralihan waktu ibadah umat Katolik di gereja tersebut. Pastor Gereja Katedral Makasar, Wilhelmus Tulak mengatakan, ledakan itu terjadi tepat di depan gerbang gereja. “Pelaku bom bunuh diri ini berusaha masuk ke dalam gereja kami. Nah saat itu petugas keamanan saya melihat dua orang yang mencurigakan, dia berusaha berdiri di pintu gerbang gereja dan pada saat itulah terjadi ledakan bom.” Minggu, 28-03- 2021.

Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), dan berhasil menemukan fakta-fakta terkait dengan peristiwa tersebut.

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, mengatakan bahwa para pelaku diduga merupakan bagian dari kelompok teroris Jamaah Anshorut Daulah ( JAD).
“Pelaku dua orang suami istri, dan diduga merupakan bagian kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Philipina,” katanya saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). CNN Indonesia.com.

Semua mengecam keras kejadian tersebut, selain karena mengakibatkan kerusakan dan menimbulkan keresahan di masyarakat, juga bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama.

Bapak Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. Beliau menegaskan tak ada tempat di negara kita bagi para teroris.

Ketua Umum Nahdatul Ulama (NU), Said Aqil Siradj turut mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri tersebut. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pintu masuk paham terorisme dan radikalisme adalah ajaran Wahabi dan Salafi, yang berawal dari pengetahuan agama yang diyakini dalam memaknai konsep Jihad, mati syahid bunuh diri sebagai pintu masuk surga.

Sebenarnya saat ini masyarakat sudah jauh lebih cerdas dalam membaca dan menyikapi peristiwa seputar terorisme. Banyak kalangan yang menilai bahwa peristiwa bom bunuh diri tersebut adalah cerita yang sengaja diulang kembali. Sengaja dimanfaatkan untuk kepentingan politik kelompok tertentu. Kelompok pengecut yang hanya memanfaatkan orang lain sebagai pion mereka. Hal ini dibuktikan dengan adanya kemiripan surat wasiat yang mereka buat dalam setiap aksinya.

Hal senada juga disampaikan oleh pengamat politik Rocky Gerung. Melalui akun YouTube Rocky Gerung Official, dia mengungkapkan bahwa sebenarnya soal konsep terorisme merupakan proyek dari Amerika. “Kita semua tahu bagaimana kekerasan diternakkan oleh elit-elit kekuasaan di Gedung Putih tuh, atau di CIA,” ucapnya Senin, 29 Maret 2021.

Terorisme dan Radikalisme selalu disematkan kepada Islam, padahal kedua istilah tersebut tidak ada dalam ajaran Islam. Istilah ini selalu ditujukan kepada kelompok tertentu, yakni mereka yang berpegang teguh terhadap ajaran agama Allah.

Islam adalah agama sekaligus aturan kehidupan yang tidak hanya mengatur tentang Ibadah saja.Tapi Islam juga mengatur tentang hubungan manusia dengan manusia yang lain. Jangankan melakukan bom bunuh diri yang mengakibatkan orang lain ikut celaka, bahkan melukai diri sendiri saja termasuk hal yang dilarang.

Negara yang menerapkan aturan Islam secara total akan dibangun di atas pondasi agama, yang mendorong setiap rakyatnya untuk menjaga Islam dan Syariah-Nya dengan jalan takwa .

Penerapan Islam secara kaffah akan mewujudkan rasa aman dalam masyarakat, karena itu merupakan bagian dari kewajiban negara yang diperintahkan oleh Allah Swt. Sekaligus wujud dari pelaksanaan hukum syara bagi mereka yang sedang berkuasa.

Jadi jelaslah, bahwa isu terorisme dan radikalisme adalah upaya para pembenci Islam untuk menstigma negatif ajaran-ajaran Islam terutama tentang jihad. Saatnya kita kembali kepada sistem yang bisa memelihara dan menjaga serta melindungi seluruh umatnya.

Wallahua’lam bishawab…

#tegakkansyariah

#Islamkaffah

#pelindungumat

About Post Author