29/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Sri Langka Bangkrut, Korban Kapitalisme

Oleh : Yuli Fikriyah
(Aktivis Muslimah)

Sri langka kini telah menghadapi krisis serius, perekonomian di negeri ini mengalami kebangkrutan. Ini disebabkan kegagalan membayar utang luar negeri senilai 51 miliar dollar AS (Rp 764,79 triliun). Pemerintah juga kehabisan dollar, sehingga tidak mampu membiayai impor barang-barang pokok termasuk BBM. (Kompas.com 12 Juli 2022)

Negeri ini bahkan tak mampu membayar bunga pinjaman yang dikucurkan oleh IMF. Nilai tukar mereka melemah hingga 80%. Sehingga menyebabkan biaya impor semakin mahal dan melonjaknya harga makanan hingga 57%. Kini negara itu tak memiliki cukup uang untuk mengimpor bahan bakar minyak, susu, gas LPG, hingga kertas toilet.

Disisi lain sejumlah kebijakan didalam negeri turut memperburuk kondisi. Salah satunya adalah penerapan pajak terbesar disepanjang sejarah sehingga mengakibatkan para investor kesulitan mmbayar dan meminjam dana dari bank.
Belum lagi masalah korupsi di negeri ini, para pejabat mereka sibuk memperkaya diri sendiri sehingga semakin memperburuk perekonomian. Akibatnya ditengah keterpurukan ekonomi ini rakyat kelaparan, dilansir dari BBC News, Kolombo 5/7/2022 bahwa lembaga PBB yang menangani anak-anak (Unicef) mengatakan 70% keluarga di negara itu telah mengurangi anggaran belanja makanan sejak awal tahun ini.

PBB memperkirakan 9 dari 10 keluarga akan kesulitan makanan sedangkan dalam 3 juta penduduk bergantung pada bantuan kemanusiaan. Pastor Moses mengaku mendapati orang-orang yang hanya makan sepiring nasi selama empat bulan terakhir. Untuk bisa keluar dari kondisi ini pemerintah Srilanka membuat hari libur selama 3 bulan untuk menanam makanan bagi penduduknya.

Kapitalis biang kebangkrutan
Dalam sejarah peradaban kapitalis, ada beberapa negara yang gagal untuk bayar utang pada cina. 4 di antaranya zimbabwe, Nigeria, Uganda, Srilanka ( CNN Indonesia 30/11/21).
Dampak buruk dari negara yang mengalami gagal utang adalah negara tersebut akan kehilangan kepercayaannya kepada para investor. Akibatnya pasar saham yang menjadi komponen penting ekonomi kapitalis ini akan mengalami kekacauan.

Imbasnya semua lembaga keuangan akan mengalami kegagalan. Sehingga dampak langsung terasa dimasyarakat. Para pelaku bisnis atau pabrik2 tidak lagi beroperasi. Kebutuhan barang dalam negeri harus sepenuhnya impor karena negara hanya bisa mengandalkan impor untuk bertahan hidup. Sedangkan ekspor terhenti masyarakat tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka. Sehingga terjadilah tindak kriminal ekstrim berupa kerusuhan, penjarahan, dan tindak kejahatan).

Sejatinya, ini adalah contoh buruknya penerapan sistem ekonomi kapitalis. Utang yang diberikan oleh negara kapitalis kepada negara2 lain merupakan senjata politik mereka yang bertujuan untuk memaksakan negeri2 yang dijajah untuk berhutang sehingga bisa memaksakan kebijakan politik dan ekonomi negara2 berkembang.

Negara yang dijajah kapitalis secara ekonomi tidak akan pernah bisa menemukan jalan keluar dari bahaya ini. Mereka hanya memiliki 2 pilihan yaitu memiliki utang dan tunduk pada negara pemberi utang dan menyerahkan kedaulatan mereka kepada lembaga2 penjajahan internasional.

Negara yang menginginkan kebaikan hendaklah berfikir bahwa selama didalam jeratan kapitalis negara tidak akan terbebas dari krisis ekonomi. Sehingga tidak ada jalan keluar selain melihat dan mengkaji lagi bagaimana sistem Islam mengatasi masalah2 negara.
Sistem Islam sebagai jalan keluar, negara akan dibangun menjadi negara yang kokoh dengan sistem yang kokoh serta serius membuat keuangan negara menjadi tangguh.

Hal pertama yang paling poko dalam sistem ekonomi Islam, untuk menghindari negara default adalah :

  1. Memastikan tidak terlibat dengan sistem riba dan menutup 100% tumpukan bunga riba.
  2. Tidak terlibat dengan pasar uang dan turunan-turunannya yang amat rentan memberikan efek domino kerusakan pada perekonomian nasional
  3. Negara harus berdaulat dan mandiri dalam pengelolaan kepemilikan. Dengan kepemilikan yang jelas dan di implementasikan dengan tegas. Maka hal ini akan menutup setiap celah ketidakterserapannya sumber pemasukan negara. Contohnya tidak mengizinkan swasta untuk mengelola SDA yang merupakan aset publik.
  4. Fungsi negara harus terus pada jalur pelayanan kepada masyarakat. Membuat kebijakan pengawasan para pejabat publik strategis agar tidak ada yang bermain kebijakan yang bukan untuk pelayanan publik. Tujuan ini adalah untuk menghindari deal korupsi model pengusaha penguasa yang banyak menghasilkan kerugian negara.
  5. Secara tegas negara harus melepas diri dari lembaga internasional yang membawa agenda penjajahan seperti IMF, World Bank, dan sejenisnya.
  6. Negara harus menolak semua rekomendasi dan tidak tunduk kepada lembaga tersebut, yang dicapai melalui kemandirian kekuatan diplomasi dan kekuatan militer negara yang siap mengawal.
  7. Memegang prinsip kepada efisiensi audit anggaran yang ketat. Menjaga semua kebutuhan primer rakyat agar terus terpenuhi dan tidak banyak mengeluarkan anggaran untuk kebutuhan yang bersifat sekunder.
    Ini semua bisa terwujud ketika negara memakai sistem pemerintahan Islam, yaitu daulah khilafah.

Wallahu’alam bi showab

About Post Author