30/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Tahun 2022 Kejahatan Makin Sempurna

Oleh Lilis Lina Nastuti

Mirisnya kehidupan saat ini, tidak terlepas dari aktivitas kemaksiatan, kerusakan, keburukan dan seabreg kemungkaran yang terjadi secara bersamaan. Beberapa kejadian yang diluar nalar manusia contohnya kasus viralnya polisi tembak polisi, padahal mereka aparat keamanan negara yang seharusnya memberi contoh terbaik buat rakyat.

Ada pula kasus bunuh diri akibat kesempitan dalam hidup, mereka putus asa berakhir dengan bunuh diri. Meskipun peringatan pencegahan bunuh diri dideklarasikan oleh PBB sejak tahun 2003 dan disetiap tanggal 10 September selalu di peringati, tapi kasus bunuh diri ini kian menjadi dan tak bisa berhenti.

Ada pula, degradasi moral remaja Citayam yang aktivitasnya unpaedah tidak ada manfaatnya, bahkan sangat mengkhawatirkan para orang tua. Mereka rela berhari-hari tak pulang, sekadar berpose di jalan raya, berharap diliput awak media, ingin dipuja bak remaja luar biasa, padahal miskin akhlak tidak paham agama, ditanya niat shalat aja tak bisa, miris.

Sebaliknya, mereka hanya bisa kumpul-kumpul tak bermakna, sekadar cari hiburan bahan ngonten, tidak peduli tampilannya sangat mencolok dan aneh. Mereka bebas bergaya, bahkan tanpa adab pamer aurat, tertanda miskin akhlak.

Pasti, para orangtua hanya bisa ngelus dada.
Tak bisa berkata, cukup tangis derai airmata, hati sedih bagai disayat sembilu, saking sakitnya menahan sesal atas akhlak buruk anak-anaknya.

Mau dibawa kemana, mereka? Apa yang harus kita perbuat untuk kehidupan mereka?

Tiada lain sadarkan, dan sentuhlah mereka dengan pemahaman dan pemikiran ISLAM. Inilah tugas para pengemban dakwah. Karena saat ini, tidak ada yang mau peduli dengan rusaknya berbagai lini kehidupan, kecuali para pengemban dakwah yang lurus.

Hari berganti minggu, bulan dan tahun begitu terus bergulir, dan selalu berharap dengan pergantian waktu bisa berubah dan bangkit. Tapi, ditahun 2022 yang diharapkan ada perubahan lebih baik, malah sebaliknya, kondisi makin buruk, kejahatan makin sempurna.

Bukan hanya akhlak yang makin rusak, tapi kesejahteraan rakyatpun makin hari makin rusak.
Seolah negeri ini mau tamat. Negeri ini menuju bangkrut, dan tinggal menunggu bom waktu.

Bahkan kebangkrutan sudah dipelupuk mata, ditandai dengan semua harga dan biaya hidup merangkak, meningkat tajam. Semuanya mengalami kenaikan yang signifikan. Mengakibatkan daya beli makin minim, sedihnya sekadar untuk membeli bahan pokok pun sulitnya minta ampun daya belipun menurun.

Andaipun bisa beli, terpaksa berdesak antrian panjang, mulai antri migor dan sampai saat ini masih ada yang antri beli bbm/bensin.

Inilah pertanda kebangkrutan negeri. Artinya, kini Indonesia bangkrut, cuman tidak mau jujur, tidak mau mengakui kebangkrutan itu. Sebenarnya, kita sedang dibuai mimpi, diiming-imingi harapan kosong, digadang-gadang ekonomi membaik. Padahal menukik, banyak rakyat menjerit menahan kejamnya kehidupan yang sempit dan sulit.

Zaman macam apa ini? Katanya zaman merdeka dan modern, faktanya terjajah dan jahiliyah. Terjajah dengan pemikiran barat yang rusak, jahiliyah bodoh akan ajaran agama.

Pantaslah, Allah Ta’ala memberi kehidupan tidak berkah, semua merasakan hidup susah,
Karena jauh dari aturan agama Islam. Sungguh, semua rakyat merasakan kesengsaraan ini.

Semua kebutuhan hidup serba berbayar mahal dipaksa pula bayar pajak sekejam pemalak, membuat hidup sulit sehingga banyak yang berprilaku jahat, jalan pintas, bermaksiat menebar kejahatan dan kejahatan makin sempurna dan tak bisa dijegal oleh siapapun. Begitulah, tahun 2022 kejahatan makin meningkat dan makin sempurna.

Apa yang menyebabkan semua ini?

Tiada lain, Kejahatan bersumber dari sistem rusak, lahirlah peraturan rusak. Ketika peraturan rusak, tidak bisa diurai satu persatu, kecuali dikembalikan kepada sistem terbaik yakni sistem Islam.

Kerusakan sistem demokrasi harus dilawan dengan sistem Islam. Yang akan bisa menyelamatkan rakyat. dari kubangan kesengsaraan hidup. Karena sistem Islam datang dari Allah, dan yakin akan membawa kebaikan. Karena Allah Maha baik, Maha pengatur, Maha kuasa terhadap segala perkara.

Semua yang ada di langit dan dibumi adalah diciptakan oleh Allah, dan yakin Allah sebagai Sang pencipta pasti memberikan aturan terbaik bagi kehidupan manusia, yakni Qur’an dan hadis.

Ketika semua urusan sesuai dengan petunjuk Qur’an dan hadis, yakinilah bahwa hidup akan lebih baik. Hidup akan mendapat berkah di dunia, selamat di akhirat kelak.

Begitulah gambaran Islam tentang hidup dan kehidupaan. Intinya, saat hidup diatur oleh aturan Islam, maka keberkahan akan terasa.

Kembalilah kepada aturan Islam.

Semoga keburukan ini segera berakhir, kejahatan pun terhempas, hanya kembali kepada aturan Islam, bukan yang lain.

Wallahu a’lam bishshawab

About Post Author