04/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Aksi Sejuta Buruh bagi Omnibus Law

Omnibus law menjadi satu-satunya isu yang menjadi “musuh” bersama di belakangan ini. Sejumlah elemen masyarakat dari berbagai kalangan merasa terusik dan terancam oleh kemunculannya sebagai produk perundangan. Bahkan MK pun sudah menyatakan bahwa Omnibus Law (UU No 11 tahun 2020) ini, cacat konstitusi sehingga tidak memungkinkan implementasinya untuk saat ini.

Meski demikian, Undang-undang ini terus di”paksa”kan penerapannya lewat sejumlah aturan turunannya tanpa menghiraukan Putusan MK apalagi rasa keadilan masyarakat.

Buruh, “apapun” jabatannya, bakal merasakan DAMPAK destruktif dari undang-undang ini. Lewat klaster ketenagakerjaan didalamnya (UU No.11 Cipta Kerja), sejumlah “pasal” dipandang sangat merugikan bagi buruh. Soal hubungan kerja yang mengedepankan fleksibilitas, satuan upah yang mereduksi pendapatan hingga keber- langsungan kerja yang “mudah” terhenti.
Pendeknya,Buruh “TERANCAM” menderita akibat adanya undang undang omnibus law (UU No 11 tahun 2020) ini.

Omnibus Law harus di”cabut”, begitu seruan para Buruh. Lewat berbagai cara para buruh terus berupaya menghentikan implementasinya.

Berjuta kali, turun aksi. Itu langkah PASTI. SEJUTA Buruh pun bersiap-diri untuk aksi demonstrasi/unjuk rasa kali ini.

Unjuk rasa buruh akan dilakukan dari tanggal 10,11 dan 12 Agustus 2022. Unras akan ber- langsung di seluruh kota dan kabupaten di Indonesia. Khusus di Jakarta dan Jawa Barat, para buruh dari berbagai organisasinya akan mendatangi Gedung DPR/MPR dan Istana Negara. Tujuan aksi ini adalah Cabut UU No 11 Tahun 2020 (Omnibus Law).

Patriotisme buruh akan mengawali aksinya lewat berjalan kaki sejauh 160 km di wilayah Jawa Barat dan Banten. Buruh Pejalan Kaki akan “masuk” ke Ibukota dari Timur, Barat, Selatan hingga Utara.

Sejuta Buruh tersebut hadir untuk membantu Presiden mempersiapkan situasi ini agar menjadi LAYAK baginya untuk mencabut UU No 11 Ciker (Omnibus Law) tersebut.

R1/VIII/2022
Official Centre
Aliansi Aksi Sejuta Buruh

About Post Author