29/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Minyak Curah Susah, Rakyat Semakin Susah


Oleh: Ummu Mumtaz

Karena keadaan saat ini rakyat selalu susah, terbiasa susah, dulu ada istilah kalau mudah kenapa dibuat susah, sekarang kok terbalik karena saking susahnya dan banyak aturannya malahan bilang sebaliknya “Jika bisa susah, mengapa harus dibuat mudah?”. Hal itu dikarenakan susahnya masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan yang mereka butuhkan jikapun ada kemudahan itu sangat sulit karena banyaknya aturan dan persyaratan yang harus dipenuhi.

Sebagai fakta sekarang susahnya untuk mendapatkan minyak goreng walaupun dibuat mudah harus lewat aplikasi PeduliLindungi. Hal itu karena Kementrian Perindustrian telah mencabut subsidi migor curah kepada pelaku usaha mulai selasa ( 31/05/2022 ) menyusul keluarnya Permendag 30/2022 yang mengatur ketentuan ekspor CPO dan turunan lainnya dan Permendag 33/2022 tentang Tata Kelola Minyak Goreng Curah Sistem DMO-DPO.

Adapun pemberlakuan pembelian minyak goreng tersebut mulai Senin ( 27/06/2022 ) selama 2 pekan. Mereka cukup menggunakan NIK dan untuk selanjutnya harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Melihat fakta terkait pembelian minyak goreng tersebut banyak masyarakat yang pro dan kontra sehingga kebanyakan masyarakat enggan untuk membeli minyak goreng karena diaggapnya ribet dan merasa khawatir jika data pribadinya akan disalahgunakan. Ini terbukti dengan aplikasi PeduliLindungi tidak adanya jaminan untuk memenuhi kebutuhan dan tidak adanya jaminan keamanan sehingga masyarakat dibuat resah dan susah. Sebenarnya jika memang pemerintah ingin memberikan kemudahan tidak perlu menggunakan aplikasi, cukup dengan pengadaan dan pelayanan minyak goreng dengan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat, karena masyarakat belum tentu semuanya mempunyai fasilitas-fasilitas seperti handpone karena suatu keterbatasan. Dan suatu kemungkinan kalaupun masyarakat dapat membelinya akan disalahgunakan bagi orang tertentu saja sehingga pembelian minyak goreng itu tertumpu pada satu keluarga yang jumlah KK nya lebih banyak dan seluruh anggota keluarga mempunyai handpone sehingga mereka dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Sungguh dalam sistem kapitalis sekuler segalanya dibuat susah dan segalanya diatur menurut kerakusan para kapitalis. Dalam sistem ini selalu saja memberikan kebebasan kepada pihak-pihak tertentu untuk memuluskan kepentingan mereka, mereka dengan bebasnya menaikkan harga tanpa memperdulikan masyarakat kalaupun harganyan murah kualitasnya pun sangat rendah.

Disini bisa kita lihat dengan sistem yang berlaku sekarang tentu tidak bisa terlepas hubungan antara penguasa dan pengusaha, mereka selalu memuluskan birokrasi / hubungan mereka sehingga jalannya selalu mulus untuk mendholimi masyarakat. Padahal penguasa / pemerintah tugasnya adalah mengurus rakyat ( ro’in ) untuk mencukupi kebutuhan pokoknya secara cuma-cuma bukan sebagai regulator saja tanpa memikirkan nasib rakyat apakah sudah tercukupi kebutuhannya atau tidak. Tidak memikirkan untung rugi demi kepentingan masyarakat dan kesejahteraan rakyat. Mengapa demikian karena sumber daya alam negeri ini sangat melimpah, jika diolah dengan baik dan dikelola oleh pemerintah maka akan mencukupi kebutuhan masyarakat, apalagi Indonesia termasuk penghasil kelapa Sawit terbesar.

Islam menjamin kebutuhan masyarakat

Dalam Islam semua pemenuhan kebutuhan masyarakat dibikin mudah tidak seperti dalam sistem kapitalis semuanya dibuat susah, rumit bahkan menyesengsarakan. Dalam Islam semua kebutuhan diatur menurut kebutuhannya masing-masing, makanya jika ada pembagian bantuan tidak akan terjadi kekeliruan dan tepat kepada orang yang membutuhkan sehingga tidak terjadi kecemburuan sosial dalam masyarakat.

Masyaa Alloh dalam Islam pengaturan pemenuhan kebutuhan pokok begitu memanusiakan sehingga pendistribusian kebutuhan pokok sangat mensejahterakan tanpa kecuali baik bagi kaum muslim ataupun non muslim, semua memiliki hak yang sama sebagai warga negara.

Makanya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok terkait minyak goreng ini adalah tanggungjawab pemerintah, sebagaimana sabda Rasulullah Saw, ;

فالامام الذي على الناس راع و مسءول عن رعيته

Artinya : Maka pemimpin atas manusia adalah pengurus dan ia bertanggungjawab atas rakyat yang dia urus. ( HR. Al-Bukhari, Muslim dan Ahmad ).

Dengan begiti jelaslah, bahwa Alloh Swt, telah memerintahkan penguasa untuk bertanggungjawab atas seluruh urusan rakyatnya, termasuk menjamin kebutuhan pokok mereka.

Karena dalam Islam untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terkait pendistribusian kebutuhan pokok tidak terbebani aturan apapun sehingga segalanya mudah dan harganya pun terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Saatnya kembali kepada aturan Islam agar kesejahteraan dan kebarakahan hidup tercapai dunia sampai akherat menuju keridhoan Alloh Swt. Aamiin Yaa Rabbal ‘alamiin

Wallohu’alam

About Post Author