29/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Akibat Kapitalisme, Generasi Menjadi Korban


Oleh: Ummu Mumtaz

Terlalu banyak gempuran yang menyerang generasi mulai anak-anak, remaja dan mahasiswa. Semua itu selalu ditujukan pada generasi yang menjadi momok yang sangat memilukan dan membahayakan. Hal itu selalu menyerang generasi karena keadaan sangat mendukung akan perilaku-prilaku yang tidak sesuai dengan norma yang ada di masyarakat bahkan norma-norma agama, semua bebas melakukan apa saja dengan dalih kebebasan. Seperti yang terjadi di Citayam, Bojonggede dan Depok di ajang Citayam Fashion Week, belum lagi ada seorang yang lebih memilih konten daripada bea siswa, dan yang paling mengerikan dan bahkan sangat memilukan yang terjadi di Tasikmalaya yaitu seorang siswa yang berumur 11 tahun dipaksa untuk menyetubuhi kucing dan adegannya direkam yang kemudian anak tersebut mengalami defresi kemudian meninggal dunia.

Sederetan fenomena tersebut diatas bagaikan tak ada penyelesaian bahkan yang ada bukan selesai masalah tapi makin bertambah banyak dan terus bertambah. Bagaikan fenomena gunung es yang tiada ujung.

Dalam masalah kebobrokan generasi tersebut seharusnya banyak2 pihak yang berpikir dan mencari apa sebenarnya akar permasalahannya bukan malah mendukung terjadinya fenomena tersebut. Yang seharusnya generasi dibimbing dan dibina demi mendapat masa depan dan pendidikan yang layak dan ditutup dari celah-celah yang merusak dari sistem yang berlaku saat ini.

Sudah dibahas beberapa pembahasan yang lalu bahwa fakta kerusakan generasi sangat global dan sistematis bahkan pelakunya sudah tidak merasa bahwa hal itu sangatlah menyimpang dan bertentangan dengan agama.

Maka bisa kita fahami apabila sistem ini terus diadopsi dan diterapkan di negeri ini maka akan terus banyak masalah yang bermunculan mulai dari masalah keluarga, remaja, masyarakat bahkan kehidupan bernegara pun akan terus seperti sekarang ini. Kalaupun diibaratkan seperti sebuah mobil yang mesinnya sdh jelek diganti supirnya yang seprofesional sekalipun akan tetap rusak. Maka yang kita butuhkan adalah sistemnya, karena dalam sistem ini yang diutamakan adalah asas manfaat dan yang diagung-agungkan adalah kebebasan sehingga imbasnya generasi lebih memilih konten daripada bea siswa karena dinilai lebih banyak memberikan manfaat dari sisi materi. Jelas hal itu pemahaman generasi sudah asal-asalan yang difikirannya hanya materi dan materi.

Sistem kapitalis tidak menjamin generasi

Diungkapkan bahwa dengan fenomena-fenomena diatas itu apakah suatu kemajuan atau kemunduran ? Ya, jelas itu suatu kemunduran karena peristiwa-peristiwa yang terjadi tersebut akibat cerminan dari pengaturan banyak hal di sekitar kita, mulai dari pendidikan keluarga, di sekolah, di masyarakat bahkan kontrol negara atas berbagai tayangan. Jelas ini menunjukkan kebobrokan negara dalam menjaga anak-anak. Ungkap dr. Arum Harjanti,
Senin, MNews ( 25/7/2022 ).

Apakah ini tidak membahayakan masa depan remaja, apakah hanya cukup dengan wacana misalnya tema dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2022 yaitu ” Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Apakah benar anak-anak sudah terlindungi padahal anak-anak Indonesia jauh dari terlindungi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas generasi anak-anak Indonesia masih rapuh, jauh dari kata maju.

Islam Solusi Hakiki

Hanya dengan Islam segala permasalahan akan segera teratasi apalagi masalah kepeduliaan terhadap generasi, menjaga akhlaknya, masa depan dan kwalitas hidupnya karena kwalitas anak akan menentukan masa depan depan anak di masa yang akan datang. Dengan menerapkan syariat Islam secara kaffah maka akan terwujud akhlak generasi yang baik dan mulia yang dapat membedakan antara halal dan haram sebagai standar hidupnya. Dalam Islam kehidupan para generasi akan terarah baik secara moral maupun materi dan akan menjaga baik jasmani maupun rohaninya sekaligus Islam akan menjaga para ibu generasi yang akan melahirkan generasi-generasi emas untuk menyongsong peradaban yang gemilang. Hanya dalam negara yang menerapkan Islam secara kaffah akan terwujud kehidupan bernegara yang mempunyai keselarasan antara tujuan dan kebijaksanaannya dalam melindungi para generasi baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial. Hal itu tidak akan terwujud kecuali dalam Daulah Islamiyah ‘ala minhaj an-nubuwwah.🤲🏻

Wallohu’alam bi Shawwab.

About Post Author