28/09/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

ISTANA dibalik manuver busuk 3 PERIODE

Tetesan tinta Ida 30822✒️

Assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh

Roadshow Jokowi menemui para relawan yang mengusung tema “Jokowi 3 Periode ” di Magelang , Bandung dan Jakarta adalah bukti Arogansi oligarki untuk memuluskan agenda berikutnya.

Kita tidak boleh masabodoh atas tindakan dan gerak mereka, karena dalam sistem demokrasi… apapun bisa terjadi ketika sudah menjadi konsensus meskipun kadang mengabaikan nilai-nilai etis bahkan keadilan dan kebenaranpun di tabrak oleh sebuah obsesi mereka yang memiliki ABSOLUTE POWER di lembaga Legislatif dan Instrumen hukum di Republik ini..

Gencarnya mereka seakan mencuri start…padahal kampanye Pilpres belum mulai, bagaimana tidak melanggar etis..jika ini di lakukan, ketika aneka kebijakan yang menyengsarakan rakyat dikeluarkan, melakukan gerakan dua sisi..dan keduanya menjadi DILEMA untuk rakyat.

Permainan di mulai dari tahun 2014…bak permainan ular tangga.. emosi rakyat di permainkan, naik turun pun tak di hiraukan ..dan akan terus naik selama AGENDA BUSUK nya belum dicapai.

Sahabat Ida fillah & lillah✒️

Tangisan rakyat, teriakan rakyat sama sekali tak di dengar ..apakah karena teriakan dan tangisan itu KURANG KENCANG…??, masih setengah tenaga untuk mengeluarkannya..??

Teriakan Buruh dan tangisan mereka karena di tindas oleh UU OMNIBUSLAW dengan CILAKA nya, tangisan dan teriakan rakyat karena ekonominya di hancurkan, tangisan dan teriakan orang tua karena sistem pendidikan yang AMBURADUL, teriakan dan tangisan umat muslim yang selalu di kepinggirkan…dan teriakan rakyat yang saat ini ada di depan mata dengan wacana kenaikan BBM yang tentunya akan mengakibatkan efek domino yang besar ke semua sisi, di tambah wacana pengguna jalan tol yang harus menggunakan aplikasi Cantas sebagai ganti e tol ..ada lagi..?? Culasnya penyelenggara negara..menyebutkan jika PENSIUNAN PNS menjadi BEBAN Negara .. Halloooo…uang itu hak mereka yang di potong tiap bulannya, dan pada saat masa kerja habis uang itu di kembalikan..harus di kembalikan sebagai kompensasi baktinya, kenapa harus di sebut beban..??, ada lagi..??, Bagaimana nasib para guru honorer yang tak juga di angkat sebagai PNS dan hanya di beri honor kecil di bawah UMR ..apakah bukan suatu penindasan, Wacana untuk menghilangkan tunjangan profesi guru pun sedang santer di hembuskan…menambah runyamnya permasalahan rakyat di negerinya sendiri .. Benang kusut…RUWET untuk mengurainya..

Mereka berusaha memeras dan mencari celah untuk mengambil uang rakyat dari semua sisi .dan rakyat masih DIAM

Menjadi salah jika rakyat yang tertindas masih bisa PURA-PURA BAHAGIA, berkata baik-baik saja padahal sebaliknya…akan sangat salah jika masih ber euforia bicara CUPRAS CAPRES…pura-pura tidak tahu dan tak paham jika apapun pilihan rakyat tak akan bisa terwujud selama Presidential Threshold masih 20%

Dan saat ini semoga kita tidak lupa..bahwa DPR sudah menandatangani kenaikan BBM , dan dalam waktu dekat rakyat hanya tinggal menikmati kesulitan itu..

Pilihan ada pada rakyat..akan tetap diam atau bergerak menyelamatkan nasib, karena saat ini tak ada satu lembaga pun yang berpihak pada nasib rakyat

Ketika terjadi persengkongkolan para elit, eksekutif, legislatif, yudikatif dan di dukung oleh Pers maka saat itu DEMOKRASI HANYA sebagai tempat PERSEMBUNYIAN PARA SAMPAH DEMOKRASI.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Id@m.ARM

About Post Author