26/09/2022

PPMI CENTRE – Official Website

Media Online / Informasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia

Harga Telur Naik, Negara Dicengkeram Ekonomi Kapitalistik

Oleh Imas Sunengsih, S.E.
Aktivis Muslimah

Harga pangan terus meningkat, terutama harga telur yang mengalami kenaikan signifikan akhir-akhir ini. Telur merupakan komoditi makanan pokok yang menjadi andalan bahan pangan rakyat Indonesia. Tentu kondisi seperti ini akan menyebabkan daya beli masyarakat melemah, kondisi ekonomi semakin sulit, rakyat kian terimpit dan menjerit.

Dikutip dari KOMPAS.com – Harga telur ayam di sejumlah wilayah mengalami kenaikan, lebih dari Rp30.000 per kilogram (kg).
Ketua Paguyuban Peternak Rakyat Indonesia (PPRN) Alvino Antonio menyebutkan jika kenaikan harga telur ayam saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah. “Iya benar, ini paling tinggi (harga telur) dalam sejarah. Tembus Rp30.000-an di pasar,” kata Alvino. (23/8/2022).

Kondisi ekonomi Indonesia kian hari semakin memprihatinkan, resesi ekonomi tak bisa dihindarkan. Penyebabnya cukup jelas karena Indonesia menganut ekonomi kapitalistik, sehingga yang menguasai perekonomian hanya segelintir orang yang memiliki kapital saja, mereka leluasa untuk menguasai aset negeri ini. Perekonomian Indonesia dikuasai mereka dari hulu hingga hilir, harga pasar bisa mereka kendalikan hanya demi meraup keuntungan besar. Peran negara pun sangat lemah bahkan nyaris tidak ada untuk mengendalikan harga pangan, controling tidak berfungsi untuk mencari para mafia-mafia nakal yang banyak merugikan rakyat.

Lalu masihkah mau berada dalam kubangan lumpur sistem yang rusak ini? Tentu tidak bukan? Harus ada gerakan perubahan untuk mengubah kondisi yang buruk ini dengan kembali kepada keadaan yang lebih baik, solusi hakiki yang dibutuhkan negeri ini yang akan menjadikan negeri ini lebih baik lagi. Solusinya yaitu terapkan sistem Islam kafah, termasuk sistem ekonomi Islam di dalamnya.

Ekonomi dalam Islam bukan berorientasi hanya pada keuntungan semata, tetapi bagaimana mekanisme untuk menyejahterakan rakyat.
Negara pun berperan maksimal untuk melayani rakyat, mengontrol mekanisme pasar, dan berupaya menyejahterakan rakyat dengan pelayanan terbaik karena itu merupakan kewajiban negara. Kebutuhan publik seperti kesehatan, pendidikan, kebutuhan pokok akan dijamin negara. Sosok pemimpin amanah seperti ini hanya ada dalam sistem Islam, seperti dalam firman Allah:

إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ

“Sesungguhnya manusia terbaik yang anda tunjuk untuk bekerja adalah orang yang kuat dan amanah.” (QS. Al-Qashas: 26)

Untuk itu, kepemimpinan yang amanah dan peduli dengan rakyat hanya ada ketika sistem Islam diterapkan secara sempurna oleh negara. Itu pernah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. dan Khulafaur Rasyidin, harusnya lebih menyadarkan kita untuk segera mengembalikan sistem Islam yang agung nan sempurna kembali tegak agar Indonesia menjadi berkah hanya dengan syariat.

Wallahualam bissawab.

About Post Author