06/10/2022

PPMI CENTRE – Konfederasi Serikat Buruh Merdeka

Berani, Jujur, Amanah, Alloh Ridho

Penghapusan Listrik 450 VA Menambah Beban Rakyat


Oleh : Ummu Audah (Ibu Rumah Tangga)


Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan Pemerintah dikabarkan sepakat untuk menghapus penggunaan daya listrik 450 Volth Amphere (VA). Penggunaan akan dialihkan ke daya listrik 900 VA. (CNBC Indonesia.com 14/9/2022)
Jika wacana ini benar dilaksanakan, peribaha yang tepat yang menggambarkan kondisi masyarakat adalah : sudah jatuh tertimpa tangga. Bertubi-tubi kejutan yang diberikan pengusa kepada rakyat. Belum reda sakit yang timbul akibat kenaikan harga BBM, kini penguasa akan menghapus listrik si miskin 450 VA.
Belum lama ini penguasa mengumumkan kenaikan harga BBM, pertalite yang sebelumnya dijual dengan harga tujuh ribu enam ratus lima puluh rupiah kini naik menjadi sepuluh ribu rupiah per liter. Solar dan pertamax pun mengalami kenaikan harga. Jelas, kenaikan harga BBM ini akan menyebabkan kenaikan harga bahan pokok makanan dan biaya transportasi.
Sebelum kenaikan harga BBM ini saja, harga beberapa barang kebutuhan pokok sudah mengalami kenaikan. Minyak goreng sempat hilang dari peredaran dan harganya mahal. Telur yang sudah menjadi makanan pokok bagi masyarakat karena harganya terjangkau, menjadi tak terbeli. Harga telur menembus harga tiga puluh ribu rupiah per kilogram.
Hantaman kembali akan menimpa masyarakat akibat wacana penguasa yang akan menghapus daya listrik 450 VA. Padahal, bagi rakyat kecil dengan tarif yang berlaku didaya 450 VA saja sudah sangat berat.
Penguasa mengatakan bahwa dengan penghapusan daya 450 VA menjadi 900 VA tanpa biaya pemasangan dan ini akan memudahkan masyarakat karena bisa sekaligus melaksanakan aktivitas misal masak, mencuci dan menyalakan kulkas bersamaan tanpa khawatir listrik jepret. Jadi seolah-olah kenaikan daya ini akan membantu masyarakat. Enteng sekali para pejabat mengeluarkan komentar dan kebijakan yang menyengsarakan rakyat kecil. Dengan dihapuskannya daya dari 450 VA menjadi 900 VA tentu ini akan semakin membebani rakyat. Daya listrik 900 VA tentunya tarifnya lebih mahal yaitu Rp. 1.352 per kWh. Sedangkan tarif listrik dengan daya 450 VA sekitar Rp.169 per kWh.
Dengan kenaikan ini akan membebani keuangan masyarakat. Masyarakat akan semakin berat memenuhi kebutuhan pokoknya, hal ini disebabkan kebutuhan yang semakin mahal, harga telur mahal, harga pertalite mahal, apalagi jika harus menyiapkan anggaran yang lebih besar untuk membayar listrik. Sedangkan penghasilan kecil dan tidak ada tambahan.
Penguasa juga menjelaskan dengan pengalihan daya listrik dari 450 VA ke 900 VA ini akan menjawab solusi surplus listrik PLN. Sesungguhnya ini adalah wacana yang jahat sekali. Mengalihkan beban yang ditanggung PLN ke rakyat. Mengapa PLN memaksakan membeli listrik dari penyedia swasta dalam jumlah yang besar. Seakan-akan apapun permintaan kapital pasti dipenuhi tidak peduli walaupun harus mengorbankan rakyat kecil.
Padahal seharusnya pemerintah adalah pengayom rakyat kecil. Tugas utama mereka adalah melayani rakyat dan memenuhi kebutuhan pokok rakyat. Tetapi buah dari diterapkannya sistem kapitalis, penguasa telah kehilangan fungsi utamanya.
Para penguasa justru memposisikan rakyat sebagai konsumen, tempat memasarkan berbagai produk dari para tuannya, para kapital. Mereka menganggap subsidi adalah beban.
Dalam sistem Islam, negara berperan sebagai pengatur dan pemenuh kebutuhan rakyat. Listrik yang menjadi kebutuhan pokok rakyat akan diberikan dengan kualitas yang bagus dan gratis. Mengingat sumber energi pembangkit listrik berasal dari batu bara yang dalam konsep Islam itu adalah milik rakyat. Dalam sitem Islam, jika diperlukan penguasa akan mencari alternative pembangkit tenaga listrik yang lain, misalnya Pembangkit Listrik tenaga surya (PLTS) yang lebih ramah lingkungan.
Jelaslah bahwa kesulitan masyarakat yang ditimbulkan dari mahalnya tarif listrik dan beban hidup yang lain solusi sejatinya dalah diterapkan sistem Islam dalam semua bidang kehidupan, baik politik, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya. Marilah kita perjuangkan diterapkannya syariat Islam menyeluruh dalam kehidupan kita. Wallahu a’lam bi showab.

About Post Author